KUNINGAN ONLINE – DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan menggelar Doa Bersama dalam rangka Malam Puncak HUT ke-61 Partai Golkar dengan tema “Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju”, Jumat malam (5/12/2025). Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dihadiri jajaran pengurus dan tokoh penting partai.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kuningan H. Momon Rochmana, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar selaku Dewan Pertimbangan DPD Golkar, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Sekretaris Daerah U. Kusmana, serta Wakil Ketua DPRD Kuningan Saw Tresna Septiani.
Ketua DPD Partai Golkar Kuningan menjelaskan bahwa perayaan HUT tahun ini menjadi salah satu yang paling meriah, karena diisi enam rangkaian kegiatan sejak Oktober. Berbagai program sosial disebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa mengadakan kegiatan yang lebih dirasakan masyarakat. Malam ini adalah puncak yang juga dilaksanakan oleh seluruh DPD se-Indonesia,” ujarnya.
Dalam doa bersama tersebut, pihaknya memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa, khususnya Kabupaten Kuningan, serta mendoakan masyarakat yang tengah tertimpa bencana di Sumatra dan Aceh.
Ia juga menyoroti capaian politik Golkar pada Pemilu 2024–2025 yang mengalami peningkatan signifikan.
“Golkar suaranya meningkat dari lima kursi menjadi tujuh, dan kita merebut kekuasaan di eksekutif. Tahun lalu kita mengusung Dian–Tuti. Ini merupakan kesuksesan kita bersama,” jelasnya.
DPD Golkar Kuningan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh struktur kader hingga tingkat RT, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan pada Pilkada.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam sambutannya menegaskan bahwa Golkar merupakan partai yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar bagi bangsa.
“Partai Golkar bukan baru kemarin, Golkar telah mengisi ruang sejak lama. Kader Golkar tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di Kuningan pun sama—partai ini sangat solid,” ujarnya.
Dian menyebut Pilkada Kuningan menjadi pertarungan yang tidak mudah, namun hasil menunjukkan kerja politik Golkar memberikan kemenangan maksimal.
Ia juga mengutip BRIN dan BPS yang merilis data positif tentang perkembangan Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, kemiskinan dan pengangguran di Kuningan menurun, bahkan tingkat pengangguran berhasil turun hingga 12,6 persen.
“Program kita on the track. Infrastruktur kita genjot, dan tepat 1 September kita menyelesaikan tunda bayar. Saya ingin Golkar sebagai partai pendukung memberikan ruang kebebasan untuk kami bekerja,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dukungan partai tidak hanya mengawal, tetapi memastikan seluruh program pemerintah benar-benar berpihak kepada masyarakat.
Dalam momentum HUT Golkar, Bupati Dian juga menitipkan pesan agar Golkar tetap menjadi partai yang matang dan menjaga kedewasaan politik.
“Gunakan akal sehat, bukan politik gaduh. Golkar sudah besar. Warnanya kuning, dan harus tetap bersinar,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kader Golkar yang dinilai memiliki integritas dan loyalitas tinggi, serta mampu menjadi perekat dalam dinamika politik lokal.
“Partai Golkar menjadi jembatan dan perekat. Meski dalam perjalanan ada partai yang balik kanan, Golkar tetap melahirkan inovasi dalam perkembangan zaman,” tutupnya.
Selain doa bersama Partai Golkar Kabupaten Kuningan juga memberikan santunan untuk 120 orang anak yatim-piatu, secara simbolis diberikan kepada 12 anak yatim-piatu di wilayah sekitar Kelurahan Cijoho.
Selain itu dalam momentum ini juga DPR partai Golkar memberikan penghargaan untuk empat orang tokoh Golkar Kuningan. (OM)





