KUNINGAN ONLINE – Antusiasme masyarakat membludak saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Polres Kuningan di halaman Perum Bulog Bandorasa, Kecamatan Cilimus, Jumat (14/3/2026). Sejak pagi hari, warga dari Cilimus dan sekitarnya memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan operasi pasar tersebut sukses menarik perhatian masyarakat. Stok yang disediakan bahkan habis terjual hanya dalam hitungan jam.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1 ton beras kualitas medium dan 600 liter minyak goreng yang disediakan panitia langsung ludes diborong warga. Mereka rela mengantre demi memperoleh komoditas pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Kapolres Kuningan, Muhamad Ali Akbar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Kuningan.
“Kami melihat kondisi di lapangan di mana beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Hari ini kami sediakan 1 ton beras kualitas medium dan 600 liter minyak goreng dengan harga yang sangat terjangkau. Alhamdulillah respons masyarakat luar biasa,” ujar Muhamad Ali Akbar dalam keterangannya kepada awak media.
Ia menyampaikan kegiatan tersebut juga didukung oleh jajaran Polres Kuningan, di antaranya Kasat Reskrim Abdul Azis serta pihak Bulog Bandorasa.
Menurutnya, Polres Kuningan akan terus mendukung berbagai langkah yang dapat membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan bahan pangan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Kuningan,” tambahnya.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah konkret Polres Kuningan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari antrean yang tertib meski cukup padat. Salah seorang warga Kecamatan Cilimus, Sumiati (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut karena harga beras di pasar masih relatif tinggi.
“Sangat bersyukur ada pasar murah ini. Tadi beli beras sama minyak, lumayan selisih harganya bisa buat beli keperluan dapur yang lain. Kalau bisa sering-sering diadakan, apalagi buat kami rakyat kecil,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Dadang (52), seorang buruh harian yang turut antre sejak pagi.
“Tadi antre sebentar tapi dapat harga bagus. Terima kasih Pak Kapolres, ini benar-benar membantu kami,” ucapnya. (OM)





