Dasar Inisiatif, UPT Damkar Beri Apar di Food Court Taman Kota

Informasi, Insiden2,973 views

KUNINGAN ONLINE – Pasca terjadinya kebakaran di Foodcourt taman kota yang mengakibatkan salah seorang pedagang mengalami luka bakar, Senin (18/4) malam.

UPT Pemadam Kebakaran Satpol-PP Kuningan melakukan kegiatan sosialisasi, simulasi, pelatihan pencegahan dan penanganan kebakaran.

Iklan

“Kegiatan ini atas dasar inisiatif UPT Pemadam Kebakaran Satpol-PP Kabupaten Kuningan. Pasca terjadinya kebakaran di Foodcourt taman kota yang mengakibatkan salah seorang pedagang mengalami luka bakar,” ujar M. Khadafi Mufti dalam keterangan tertulis, (19/4).

Kegiatan simulasi, Khadafi menjelaskan cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta cara pasang, lepas Tabung gas Ukuran 3 Kg.

Iklan

“Selain itu, juga diberikan cara mengatasi kebocoran yang mengakibatkan kebakaran dari tabung gas dan kompor gas, serta wajan serta potensi kebakaran lainnya,” jelasnya.

Iklan

Sekedar informasi, kegiatan ini diikuti sejumlah pedagang food court lantai dua dan petugas dari Polsek Kuningan serta perwakilan pengelola food court juga ikut hadir.

Kedepan, Khadafi menyampaikan kepada SKPD yang menerbitkan perizinan dan menyusun rencana pembangunan fasilitas umum, perumahan, perkantoran dan lain-lain agar setiap bangunan yang akan beroperasi harus tersedia Alat Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif (Apar, Hidran, Smokdetector).

“Serta bangunan yang sudah beroperasi dan belum memiliki alat proteksi kebakaran agar segera di penuhi alat proteksi kebakarannya,” ujarnya.

Sementara, Khadafi mengatakan, untuk bangunan yang belum memiliki sistem proteksi kebakaran aktif disarankan sebelum digunakan penuhi semua persyaratan yang sudah tercatat dalam peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan tersebut, UPT Damkar Satpol-pp Kuningan memberikan bantuan 1 buah Apar jenis Powder Uk 6 Kg dan pemasangan nomor darurat layanan pemerintah kabupaten Kuningan

“Selanjutnya, kepada pengelola Food Court taman kota Kuningan, disarankan untuk memenuhi kekurangan sistem proteksi kebakaran lainnya,” pungkasnya. (OM)