Bukti Kecintaan dan Harapan, Ribuan Warga Antusias Ikuti Gebyar Senam Ridhokan

Kesehatan, Politik, Sosial2,113 views

KUNINGAN ONLINE – Bukti kecintaan dan harapan Ribuan warga tumpah ruah memadati Lapangan Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Minggu (17/11/2024), dalam kegiatan Gebyar Senam yang digelar oleh Tim Pemenangan Ridho-Kamdan (Ridhokan).

Acara ini menjadi salah satu puncak kegiatan di hari-hari terakhir masa kampanye yang akan berakhir pada tanggal 24 November 2024. Turut hadir Ketua Tim Pemenangan Ridhokan, Nuzul Rachdy, Ika Siti Rahmatika, Ketua Taruna Merah Putih, Adrian Purnama, Calon Bupati Kuningan Ridho Suganda beserta istri Yoan Ridho Suganda.

Iklan

Ketua Tim Pemenangan Ridho-Kamdan, Nuzul Rachdy menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan masyarakat yang sangat luar biasa.

“Alhamdulillah, kita semua bergerak bersama di hari terakhir masa kampanye ini. Antusiasme masyarakat, khususnya di Dapil II, sangat luar biasa dalam mendukung Paslon nomor urut 2, Ridho-Kamdan. Kalau dihitung, jumlahnya mencapai ribuan orang. Ini menunjukkan kecintaan dan harapan mereka terhadap pasangan ini,” ungkap Zul sapaannya.

Iklan

Ia berharap, momentum ini meninggalkan kesan positif bagi masyarakat terhadap pasangan calon nomor urut 2, Ridho-Kamdan, menjelang pemilihan.

“Mudah-mudahan, di hari-hari terakhir kampanye ini, masyarakat mendapatkan kesan positif dari Paslon Ridho-Kamdan,” ujarnya.

Nuzul juga mengungkapkan bahwa persiapan untuk kampanye akbar pada 22 November di Stadion Purabaya, Ciawigebang, sudah hampir selesai.

“Kami menargetkan sekitar 10 ribu massa yang hadir sesuai kapasitas stadion. Meskipun bisa lebih, kami tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan dengan menghindari over kapasitas,” ungkapnya.

Ia juga optimis dengan hasil survei internal yang menunjukkan keunggulan pasangan Ridho-Kamdan dibandingkan kandidat lainnya.

“Kami berharap pasangan ini tetap leading hingga hari pemungutan suara. Pilkada ini bukan hanya tentang memilih pemimpin yang baik, tetapi juga menghindari pemimpin yang zalim. Masyarakat sudah bijak dalam menentukan pilihannya,” pungkas Nuzul Rachdy. (OM)