KUNINGAN ONLINE – Upaya dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kuningan, Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan berkolaborasi dengan stakeholder terkait.
Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda menyampaikan, masih memiliki banyak keterbatasan. Baik itu dari segi pendanaan, koordinasi, maupun inovasi.
“Kemiskinan merupakan permasalahan yang bersifat multipihak dan multidimensi,” ujar Ridho dalam kegiatan Pembekalan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Kuningan di Aula Kantor Bappeda, Kamis (16/9).
Edo sapaan akrabnya mengatakan, penangananya tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi memerlukan kolaborasi berbagai komponen, tidak dapat dianalisa secara fisik atau materi semata yang diukur dengan pendapatan.
“Oleh sebab itu, koordinasi dan kolaborasi di berbagai level pemerintahan termasuk desa, harus terus ditingkatkan. Di sisi lain, solidaritas sosial masyarakat pun harus terus ditingkatkan, sebab memerangi kemiskinan tidak bisa diletakan pada satu pundak pemerintah daerah atau masyarakat, tetapi harus diletakan di atas pundak kita bersama,” kata Edo.
Selanjutnya, Edo yang juga Ketua TKPK Kabupaten Kuningan mengingatkan, dibentuknya TKPK Tingkat Kecamatan adalah dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kuningan.
Dimana, lanjut Edo, TKPK tingkat Kecamatan, sambungnya, merupakan garda terdepan dalam kerja penanggulangan kemiskinan, khususnya pada wilayah kecamatan masing-masing.
“Pertimbangan dari dibentuknya TKPK Kecamatan ini adalah dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kuningan, sehingga perlu dilaksanakan koordinasi dan kolaborasi antar lintas sektor dan pemanggu kepentingan secara terpadu dan berkesinambungan sampai level bawah,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Kuningan Ir. Usep Sumirat selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan, bahwa dilaksanakannya kegiatan pembekalan TKPK Tingkat Kecamatan, dimaksudkan sebagai wahana konsolidasi dan penyamaan persepsi, dalam rangka pelaksanaan kerja penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kuningan.
“Harapan kami, dalam kegiatan pembekalan ini, dapat terwujudnya koordinasi dan sinergitas dalam pelaksanaan penanggulangan kemiskinan pada berbagai level pemerintahan di Kabupaten Kuningan,” ujar Usep.
“Sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam penanggulangan kemiskinan, sehingga dapat terwujud lembaga yang lebih kuat dengan tingkat kinerja yang lebih baik,” pungkasnya. (OM)








