KUNINGAN ONLINE – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di SDN 1 Cibinuang, Kabupaten Kuningan, Kamis (22/10/2026), berlangsung dengan pesan edukatif yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mendorong siswa untuk mengenal budaya lokal dan melihat peluang usaha dari kuliner khas Sunda.
Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk mengenang perjuangan santri dalam sejarah bangsa. Selain itu, peringatan ini menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, semangat belajar, serta pengabdian kepada masyarakat sejak dini.
Usai pelaksanaan upacara, Kepala SDN 1 Cibinuang, Asri Octaviani, S.Pd.SD., M.Pd., menyampaikan pesan kepada para siswa tentang pentingnya mengenal dan mengembangkan potensi kuliner khas daerah, salah satunya hades.
Ia mengajak siswa agar tidak hanya menjadi konsumen atau pembeli makanan khas daerah, tetapi juga memiliki cita-cita menjadi pelaku usaha kuliner. Dengan demikian, makanan tradisional tidak sekadar dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan.

“SDN 1 Cibinuang sendiri memiliki kegiatan rutin setiap hari Kamis yang mengenalkan makanan khas Sunda kepada para siswa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendekatkan peserta didik dengan budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kekayaan kuliner daerah,” ungkapnya.
Ketua Kelompok Asistensi, Yoga Sunandar, turut menyoroti pentingnya pengenalan budaya lokal sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya mengenal tradisi, tetapi juga mampu melihat potensi daerah untuk dikembangkan di masa depan.
“Melalui pengenalan kuliner khas daerah, siswa diharapkan memahami bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk mengembangkan makanan tradisional menjadi usaha yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” tuturnya.
Peringatan Hari Santri Nasional di SDN 1 Cibinuang pun menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik dan nilai keagamaan, tetapi juga perlu membangun kecintaan terhadap budaya daerah serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Dengan semangat Hari Santri Nasional, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, mencintai budaya lokal, kreatif, dan mampu melihat peluang untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (OM)





