Sebanyak 310 Mahasiswa STKIP Ikuti Sidang Senat Terbuka

Pendidikan, Sosial2,601 views

KUNINGAN ONLINE – Momen bersejarah bagi para wisudawan dan keluarga, sebanyak 310 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kuningan berhasil menyelesaikan studinya dan meraih gelar Sarjana. Acara wisuda berlangsung di Diva Convention Hall Kuningan, Sabtu (21/10/2023).

Bupati Kuningan Acep Purnama, mengucapkan selamat dan sukses kepada segenap wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menempuh proses pembelajaran dengan baik sehingga berhak menyandang gelar kesarjanaan sesuai bidang studi masing-masing.

Iklan

“Tentunya kesuksesan ini dapat membawa semangat, antusiasme, serta motivasi baru untuk segera mengaplikasikan ilmu seraya mengabdikan diri kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, para lulusan harus mampu bertindak dinamis dan memanfaatkan segala peluang untuk terjun ke dunia kerja, menciptakan lapangan kerja, maupun berwirausaha, sekaligus turut berpartisipasi dalam membangkitkan optimisme dan dinamisme baru di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

Iklan

“Bahwa kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini menuntut semua pihak untuk senantiasa peka dan sigap terhadap beragam kemampuan dan keahlian yang sangat dibutuhkan dalam bekerja maupun berkarya,” tuturnya.

Lebih lanjut Acep menerangkan, meski bukan yang paling utama, keterampilan menggunakan alat teknologi yang memadai, penguasaan bahasa asing yang baik, maupun keterampilan komunikasi yang handal merupakan keunggulan-keunggulan yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun berwirausaha.

Ia juga berpesan kepada seluruh lulusan STKIP Muhmmadiyah Kuningan, jadilah pemberani, dan bertanggung jawab dengan resiko yang terukur, karena keberhasilan dan kemenangan adalah milik mereka yang berani.

“Setelah semua itu dilaksanakan serahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT yang dapat mengangkat derajat dan marwah kalian semua ke tempat yang tinggi dan mungkin tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara, Ketua STKIP Nanan Abdul Manan mengatakan momentum ini merupkan hari bersejarah karena dipertemukan kembali dengan Founding Father STKIP Muhammadiyah, yang menjadi awal mula berdirinya kampus pada Desember 2010 lalu.

Kemudian. ia juga mengingatkan pada para mahasiswa yang kini selesai menempuh di kampus Muhammadiyah Kuningan, bahwa lulus wisuda bukanlah akhir dari segalanya, bahkan baru permulaan.

“Kami haturkan terima kasih pada orang tua, atas kepercayaan kepada institusi kami. Tidak terlepas, kesuksesan STKIP Kuningan ini dari kepercayaan orang tua menitipkan anaknya di (STKIP),” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Nanan juga meminta doa perihal wacana penggabungan kampus Muhammadiyah di Kuningan antara STKIP dan STIKes, agar nantinya jadi Universitas.

“Dua simbol akan jadi satu kekuatan, insya allah akan jadi Universitas Muhammadiyah Kuningan. Tentu tidak mudah, banyak rintangan. Mohon doa,” pungkasnya. (OM)