159 PNS Formasi 2024 Resmi Dilantik, Kemenag Kuningan Tekankan Loyalitas dan Pelayanan Umat

KUNINGAN ONLINE – Sebanyak 159 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kabupaten Kuningan resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara daring oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar pada Kamis, 21 Mei 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus memperkokoh komitmen aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Iklan

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengingatkan seluruh peserta agar tetap rendah hati setelah resmi menjadi ASN. Ia juga mengajak para peserta untuk terus bersyukur dan tidak melupakan peran orang tua maupun keluarga yang selama ini memberikan dukungan dan doa.

“Status PNS adalah amanah pengabdian. Tetaplah rendah hati, banyak bersyukur, dan jangan pernah melupakan doa orang tua serta keluarga yang mengiringi perjalanan ini. Jadilah ASN yang membawa manfaat dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucap Nasaruddin Umar.

Iklan

Melalui publikasi resmi yang disampaikan Kemenag Kuningan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penting kepada seluruh PNS yang baru dilantik.

Menurutnya, status sebagai PNS bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan yang telah resmi dilantik. Ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal dari pengabdian sebagai aparatur negara yang harus siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Ahmad Handiman Romdony kepada Kuninganonline.com, Kamis (21/5/2026).

Ia menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral yang besar karena berada di institusi yang langsung bersentuhan dengan pelayanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat. Oleh sebab itu, para pegawai baru diminta untuk menjaga integritas, disiplin, dan loyalitas terhadap aturan serta nilai-nilai kementerian.

Iklan

“Jadilah ASN yang profesional, berintegritas, disiplin, dan mampu menjaga nama baik institusi. Kementerian Agama memiliki tugas yang sangat strategis, sehingga setiap pegawai harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad Handiman juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Menurutnya, ASN saat ini harus mampu bekerja cepat, tepat, responsif, dan memiliki kemampuan berkolaborasi.

“Kita ingin ASN Kemenag mampu memberikan pelayanan yang humanis, transparan, dan akuntabel. Tingkatkan kompetensi, terus belajar, dan jangan berhenti berinovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat moderasi beragama yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama. Para ASN baru diharapkan mampu menjadi perekat persatuan dan menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

Pelantikan 159 PNS ini diharapkan dapat memperkuat berbagai lini pelayanan di lingkungan Kemenag Kabupaten Kuningan, baik pada sektor pendidikan madrasah, urusan keagamaan, penyelenggaraan haji dan umrah, hingga pelayanan administrasi lainnya.

Dengan bertambahnya sumber daya aparatur baru, Kemenag Kuningan optimistis kualitas pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat dan mampu menjawab berbagai tantangan birokrasi di era modern.

Di akhir pesannya, Kepala Kemenag Kuningan mengajak seluruh pegawai yang baru dilantik untuk menjaga semangat pengabdian dan bekerja dengan penuh keikhlasan.

“Bekerjalah dengan hati, jadikan tugas sebagai ladang ibadah dan pengabdian. Semoga seluruh ASN yang baru dilantik dapat membawa semangat baru dan kontribusi positif bagi Kementerian Agama serta masyarakat Kabupaten Kuningan,” pungkasnya. (OM)