Wabup Kuningan Dorong Satset Jadi Penggerak Transformasi Pelayanan Publik yang Cepat dan Akuntabel

KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat upaya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui inovasi Sistem Informasi Administrasi dan Service Terintegrasi (Satset). Program ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih cepat, efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, saat menghadiri kegiatan Optimalisasi Pelayanan Administrasi melalui Implementasi Sistem Informasi Administrasi dan Service Terintegrasi (Satset) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Rabu (1/7/2026).

Iklan

Dalam sambutannya, Tuti menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Satset sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, khususnya tim satuan tugas yang akan berperan sebagai penggerak utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

Menurutnya, tim Satset harus mampu menjalankan tugas mulai dari tahap persiapan, pengembangan sistem, uji coba, sosialisasi hingga implementasi secara menyeluruh. Dengan kerja sama yang solid, rencana peluncuran Satset pada Agustus 2026 diyakini dapat berjalan sesuai target.

Iklan

“Tenaga satuan tugas Satset harus menjadi motor penggerak. Mulai dari tahap persiapan, pengembangan, uji coba, sosialisasi hingga implementasi sistem. Apabila semua pihak bergerak bersama, insyaallah rencana launching Satset pada bulan Agustus dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Tuti menjelaskan, inovasi Satset merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, modern, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut karena dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan transparan.

“Pelayanan publik harus cepat, akurat, dan akuntabel. Karena itu Satset menjadi sesuatu yang penting untuk segera diterapkan. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar pelayanan di Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Tuti mengungkapkan bahwa Satset tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan budaya kerja di lingkungan pemerintahan. Melalui sistem ini, koordinasi antarunit kerja diharapkan semakin kuat, pengelolaan data lebih tertata, serta informasi layanan dapat diakses masyarakat dengan lebih mudah dan jelas.

“Satset bukan sekadar aplikasi, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja menuju pelayanan yang efektif, efisien, dan terintegrasi,” ungkapnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk pembentukan tim efektif yang akan menangani proses pengembangan dan implementasi sistem tersebut.

“Insyaallah launching akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Saat ini kami sedang membentuk tim untuk penyusunan dan persiapan pelayanan administrasi melalui implementasi Sistem Informasi Administrasi dan Service Terintegrasi atau Satset di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan,” jelasnya.

Melalui penerapan Satset, Pemkab Kuningan berharap pelayanan administrasi pemerintahan menjadi semakin responsif, profesional, dan mampu menjawab tuntutan masyarakat di era digital.

Di akhir sambutannya, Tuti mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bersama-sama menyukseskan implementasi Satset demi mewujudkan pelayanan publik yang prima dan mendukung pembangunan daerah yang lebih maju.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap ikhtiar kita membangun Kabupaten Kuningan yang semakin maju,” pungkasnya. (OM)