Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Tuti Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Energi Perubahan

Sosial136 views

KUNINGAN ONLINE – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mewakili Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan doa bersama dan tausiyah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Syiarul Islam, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para tokoh agama, kepala perangkat daerah, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta ratusan masyarakat yang memadati masjid untuk mengikuti rangkaian doa bersama dan tausiyah menyambut pergantian tahun Hijriah.

Iklan

Dalam kesempatan itu, Wabup Tuti mendapat amanah untuk membacakan sambutan Bupati Kuningan. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar momentum pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan menjadi saat yang tepat bagi setiap individu untuk melakukan introspeksi, evaluasi diri, dan memperkuat komitmen menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurut Bupati, peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, kesabaran, serta keberanian dalam melakukan perubahan demi mewujudkan kehidupan yang lebih bermartabat dan penuh keberkahan.

Iklan

“Semangat hijrah harus kita maknai sebagai keberanian untuk berubah. Berubah dari kemalasan menjadi produktif, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap individualis menuju kepedulian sosial, serta dari ketertinggalan menuju kemajuan,” demikian pesan Bupati yang dibacakan Wabup Tuti.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki modal sosial yang sangat kuat berupa nilai-nilai religius, budaya gotong royong, serta semangat kebersamaan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Karena itu, pembangunan di Kabupaten Kuningan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki integritas yang kuat.

Dalam sambutannya, Bupati melalui Wabup Tuti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai tantangan pembangunan diyakini dapat dihadapi secara bersama-sama.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap upaya menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta dinamika global menuntut hadirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai agama.

“Tantangan zaman semakin kompleks. Karena itu pendidikan karakter dan pendidikan keagamaan harus terus diperkuat agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, dan berdaya saing,” ujar Wabup Tuti saat membacakan sambutan Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Selain itu, peran pendidik, tokoh agama, dan masyarakat juga dinilai sangat strategis dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mencintai tanah air, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan doa bersama dan tausiyah ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual masyarakat Kabupaten Kuningan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Tuti mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah demi terciptanya kehidupan yang damai, harmonis, serta sejahtera.

“Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Mari jadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Kuningan yang maju, sejahtera, agamis, dan berkelanjutan,” tutupnya. (OM)