KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kecamatan Ciwaru menyampaikan apresiasi atas kepedulian Yayasan Cahaya Sedekah Kebaikan bersama Yayasan Cancer Support Kuningan (YCSK) yang telah membantu pembangunan rumah layak huni bagi warga Desa Karangbaru.
Camat Ciwaru, Rusmiadi, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh anggaran pemerintah.
“Kami dari pemerintah kecamatan dan desa mengapresiasi setinggi-tingginya kepada yayasan yang telah memfasilitasi warga kami. Rumah yang tadinya tidak layak, sekarang bahkan sudah di atas standar kelayakan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia menilai kualitas bangunan yang diberikan tergolong baik dan kemungkinan nilainya melebihi standar bantuan pada umumnya.
“Kalau melihat hasil pembangunannya, saya tidak yakin hanya sekitar Rp25 juta. Kemungkinan bisa di atas itu, bahkan mencapai Rp40 juta lebih, karena kualitasnya memang bagus,” tambahnya.
Rusmiadi berharap kepedulian sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain.
“Mudah-mudahan kebaikan ini dibalas oleh Allah dengan rezeki berlipat, dan kepedulian sosial ini bisa menular kepada masyarakat lainnya. Karena masih banyak warga kami yang membutuhkan bantuan serupa,” katanya.
Kendala Desa dalam Penyediaan Lahan
Selain itu, Rusmiadi juga menjelaskan persoalan keterbatasan lahan yang dihadapi sejumlah desa di Kecamatan Ciwaru. Dari total 12 desa, terdapat empat desa yang belum memiliki lahan strategis untuk mendukung pembangunan.
“Karangbaru misalnya, luas tanahnya sangat terbatas. Ada juga desa lain yang lahannya berada di lokasi kurang strategis, seperti di pinggir sungai atau kawasan hutan,” jelasnya.
Namun demikian, pihaknya optimistis permasalahan tersebut dapat diatasi melalui kebijakan terbaru pemerintah pusat terkait pengadaan tanah desa.
“Kami berencana menganggarkan pengadaan tanah melalui perubahan APBDes. Bisa dilakukan secara bertahap atau melalui skema tukar guling dengan tanah masyarakat yang lebih strategis,” ungkapnya.
Waspada Bencana di Musim Hujan
Di sisi lain, Camat Ciwaru mengingatkan bahwa wilayahnya termasuk daerah rawan bencana, khususnya tanah longsor, terutama saat musim hujan.
“Kami tetap meningkatkan kewaspadaan. Dengan koordinasi yang baik, kami harap setiap potensi bencana bisa segera terdeteksi dan ditangani,” pungkasnya. (OM)









