Reses di Jambar, Rokhmat Ardiyan Didoakan Warga Dua Tahun Lalu, Kini Kembali Bawa Program Listrik Gratis untuk 49 KK

Politik, Sosial50 views

KUNINGAN ONLINE – Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, SE., MM., melanjutkan agenda reses dengan menyambangi Desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Rokhmat Ardiyan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi pembangunan sekaligus memastikan berbagai program pemerintah pusat dapat dirasakan masyarakat di tingkat desa.

Iklan

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, Kepala Desa Jambar Juhari, jajaran BPD, MPM, Karang Taruna, tokoh masyarakat serta warga Desa Jambar.

Salah satu program yang disalurkan dalam kesempatan tersebut adalah Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Sebanyak 49 kepala keluarga di Desa Jambar mendapatkan bantuan pemasangan sambungan listrik secara gratis.

Iklan

Rokhmat mengatakan, program listrik gratis tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik. Ia pun meminta masyarakat menyampaikan apabila masih terdapat rumah maupun fasilitas umum, termasuk mushola, yang belum teraliri listrik.

“Kalau ada rumah yang belum teraliri listrik, maupun mushola, silakan disampaikan. Kita akan perjuangkan,” ujar Rokhmat.

Kades Jambar Kenang Perjuangan Rokhmat

Kepala Desa Jambar, Juhari, menyampaikan apresiasi atas kedatangan kembali Rokhmat Ardiyan ke Desa Jambar.

Ia mengenang saat Rokhmat masih mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dan pernah datang ke Jambar untuk meminta doa serta dukungan masyarakat.

“Dulu waktu nyalon datang ke sini, sekarang sudah berhasil datang lagi dan tidak lupa. Mudah-mudahan menjabat mendapatkan amanah, khususnya Dapil Jabar 12 yang meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran,” kata Juhari.

Juhari juga mengungkapkan bahwa selama kurang lebih dua tahun Rokhmat Ardiyan menjadi anggota DPR RI, Desa Jambar kembali mendapat kunjungan dan perhatian.

Ia turut mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani. Menurutnya, dirinya sudah dua kali bertemu dengan Wakil Bupati, termasuk dalam kegiatan di wilayah Dusun Manis.

Dalam kesempatan tersebut, Juhari menyampaikan sejumlah persoalan pembangunan yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Salah satunya terkait kondisi anggaran desa yang mengalami keterbatasan akibat refocusing Dana Desa.

“Anggaran desa dipangkas. Kalau tidak dibantu dari sisi lain, yakni aspirasi maupun program lainnya, tentu akan berat,” ungkapnya.

Ia secara khusus meminta dukungan untuk pembangunan jalan poros Desa Jambar menuju Karangsari yang hingga kini belum tembus. Jalan tersebut dinilai penting karena menjadi akses penghubung sekaligus jalan poros kecamatan.

Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan akses menuju area pemakaman, penanganan persoalan sampah serta usulan lokasi fasilitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang lebih strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

Tokoh masyarakat Desa Jambar, Arifuddin, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan wakil rakyat tersebut dan berharap berbagai aspirasi masyarakat dapat dikawal hingga terealisasi.

Rokhmat: 2027 Dana Desa Diharapkan Kembali Normal

Dalam dialog bersama masyarakat, Rokhmat Ardiyan kembali mengenang kedatangannya ke Desa Jambar sekitar dua tahun lalu.

“Dua tahun yang lalu saya didoakan di sini. Saya tidak lupa. Doa masyarakat Desa Jambar menjadi bagian dari perjalanan saya sampai hari ini,” ungkap Rokhmat.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Kuningan.

Rokhmat juga menyampaikan keyakinannya bahwa pada 2027 Dana Desa akan kembali normal, sehingga pemerintah desa dapat memiliki ruang yang lebih luas untuk melaksanakan pembangunan.

“Saya pastikan 2027 Dana Desa kembali normal, termasuk guru-guru,” tegasnya.

Menurut Rokhmat, pemerintah saat ini tengah melakukan investasi besar untuk masa depan generasi muda. Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya tidak hanya berkaitan dengan pemberian makanan, tetapi merupakan investasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.

“Minimal adalah SMA untuk anak-anak. Hari ini Makan Bergizi Gratis bukan hanya memberikan makanan. Hari ini Presiden Prabowo sedang investasi untuk anak-anak,” katanya.

Rokhmat menegaskan, setiap anggaran negara pada hakikatnya harus kembali memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Uang rakyat harus kembali kepada rakyat. Pak Prabowo tegas, siapapun yang menyelewengkan maka akan ditangkap,” ujarnya.

3.500 Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Kuningan

Rokhmat juga menyampaikan bahwa program listrik gratis telah menjangkau ribuan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, sekitar 3.500 sambungan listrik gratis telah diberikan kepada masyarakat di tahun 2025. Ia memastikan program tersebut akan terus dikawal agar warga yang belum mendapatkan akses listrik dapat difasilitasi.

“Kalau ada rumah yang belum teraliri listrik, maupun mushola, sampaikan kepada kami. Kita akan perjuangkan,” katanya.

Selain listrik gratis, Rokhmat juga menyampaikan sejumlah program yang telah diperjuangkan untuk Kabupaten Kuningan, mulai dari Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dukungan pembangunan infrastruktur jalan sekitar Rp14,5 miliar hingga bantuan 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Khusus bantuan Rutilahu, Rokhmat menegaskan bantuan harus diterima masyarakat secara utuh dan tidak boleh ada potongan.

Ia pun memastikan dirinya bersama Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani akan terus berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Insya Allah saya dan Amih Tuti akan berjuang sekuat tenaga untuk warga, bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengapresiasi kegiatan reses yang dilakukan Rokhmat Ardiyan. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat secara langsung di tengah masyarakat menjadi kesempatan penting untuk mendengar aspirasi dan persoalan warga.

Tuti juga menyampaikan bahwa Pemkab Kuningan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses kelistrikan.

Ia menyebut Pemkab Kuningan telah menyalurkan bantuan pemasangan tiang listrik di sejumlah wilayah Kuningan Timur sebagai bagian dari upaya memperluas akses jaringan listrik.

“Amih mengapresiasi reses Pak Rokhmat Ardiyan. Ini menjadi kesempatan untuk bersama-sama mendengar aspirasi masyarakat. Pemkab Kuningan juga terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga, termasuk melalui penyaluran pemasangan tiang listrik di wilayah Kuningan Timur,” ungkap Tuti.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai aspirasi pembangunan, termasuk kebutuhan infrastruktur Desa Jambar, dapat ditindaklanjuti.

Reses di Desa Jambar menjadi bukti pentingnya komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat dikawal menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.