Pusaka Kuningan Dukung Arahan KDM, UMKM Diminta Perkuat Manajemen Usaha

KUNINGAN ONLINE – Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah Kuningan (Pusaka Kuningan) menyambut positif arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terkait penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam momentum Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan.

Ketua Umum Pusaka Kuningan, Yopi Sujana, menilai gagasan KDM mengenai pentingnya edukasi manajemen usaha serta pembentukan mentalitas pengusaha sangat relevan dengan kondisi pelaku UMKM di lapangan.

Iklan

Dalam pidatonya, KDM menyoroti pentingnya pengetahuan tata kelola usaha, termasuk manajemen warung, sekaligus mendorong pelaku UMKM memiliki kemampuan mengendalikan diri dalam membedakan kebutuhan hidup dan gaya hidup.

Menurut Yopi, literasi manajemen usaha dan disiplin dalam mengelola keuangan menjadi fondasi penting agar UMKM mampu bertahan, berkembang, dan naik kelas.

Iklan

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kang Dedi Mulyadi terhadap UMKM di Kuningan. Edukasi manajemen warung adalah kebutuhan mendasar agar usaha rakyat memiliki pembukuan yang jelas dan operasional yang terstruktur,” ujar Yopi, Kamis (3/9/2026).

Ia menambahkan, kemampuan pelaku usaha dalam memilah kebutuhan hidup dan gaya hidup juga penting untuk menjaga keberlangsungan modal usaha.

“Kemampuan memilah antara kebutuhan hidup dan gaya hidup adalah kunci agar perputaran modal usaha tidak terganggu oleh konsumsi pribadi,” katanya.

Yopi berharap arahan Gubernur Jawa Barat tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui program yang konkret dan berkelanjutan.

Menurutnya, potensi UMKM di Kabupaten Kuningan sangat besar. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pendampingan, serta penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Arahan Gubernur ini harus menjadi momentum bagi Pemkab Kuningan untuk lebih aktif mengambil peran. Kami yakin Pak Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar sangat peduli terhadap UMKM Kuningan,” ungkapnya.

Yopi menyebut pelatihan bagi pelaku UMKM perlu dilakukan secara terarah, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran, pengelolaan usaha hingga pendampingan secara berkelanjutan.

Ia juga menyatakan Pusaka Kuningan siap berkolaborasi dengan Pemkab Kuningan untuk membantu membina dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

“Pusaka Kuningan siap berkolaborasi menjadi mitra strategis Pemkab dalam membina para pelaku UMKM di Kuningan,” tegasnya.

Pusaka Kuningan berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan berbagai asosiasi UMKM dapat melahirkan program-program nyata yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan pedagang kecil dan pengusaha daerah.

Tentang Pusaka Kuningan

Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah Kuningan (Pusaka Kuningan) merupakan wadah berhimpun para pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan yang berfokus pada pemberdayaan, pendampingan, dan advokasi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. (OM)