KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Desa Pajawankidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, mulai merintis kawasan perdagangan hewan sebagai upaya menjawab kebutuhan peternak dan masyarakat di wilayah Kuningan Timur.
Langkah tersebut ditandai dengan pembukaan pasar hewan dan pasar murah yang digelar Pemerintah Desa Pajawan Kidul bersama Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan dalam rangkaian kegiatan PDAU Sapa Warga, Sabtu (26/9/2026), di Lapangan Bola Desa Pajawan Kidul.
Kepala Desa Pajawan Kidul, Abdul Rojak, S.Sos., mengatakan, kehadiran pasar hewan mendapat dukungan dari PDAU, instansi terkait, serta antusiasme masyarakat.
Menurutnya, pasar hewan tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi peternak dan pembeli, khususnya masyarakat Kuningan Timur yang selama ini belum memiliki sentra perdagangan hewan yang representatif.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Mudah-mudahan dengan adanya pasar hewan ini, peternak maupun pembeli semakin mudah dan kegiatan ini membawa keberkahan serta kemajuan bagi masyarakat,” ujar Abdul Rojak.
Ia menegaskan, keberadaan pasar hewan tidak hanya ditujukan sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Pajawan Kidul.

Dukungan terhadap pengembangan pasar hewan tersebut juga disampaikan Camat Lebakwangi, Eko Yuyud Mahaendra, AP., M.Si. Ia mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Desa Pajawan Kidul dengan PDAU Kuningan dalam mengembangkan potensi lokal untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Pemerintah kecamatan tentunya menyambut baik, mendukung dan mengapresiasi inisiatif Pak Kuwu Pajawan Kidul yang berkolaborasi dengan PDAU,” kata Eko.
Menurut Eko, lokasi pasar cukup strategis karena berada di jalur penghubung Kecamatan Lebakwangi dengan sejumlah wilayah lainnya. Selain itu, lokasinya berdekatan dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pajawan Kidul sehingga berpotensi dikembangkan menjadi kawasan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia berharap pasar tersebut dapat terus berkembang dan menjadikan Pajawan Kidul sebagai salah satu sentra perdagangan hewan di wilayah Kuningan Timur.
Sementara itu, Wakil Direktur PDAU Kuningan, Rudi O’ang Ramdani, S.Pd.I., yang mewakili Direktur PDAU Adang Kurniawan, SE., mengatakan, PDAU hadir untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Selain mendukung pasar hewan, PDAU juga menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pangan masyarakat, seperti sayuran dan sembako dengan harga kompetitif.
“Ini salah satu upaya bagaimana titik ini ke depan bisa hidup. Rencananya kegiatan akan berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni Rabu dan Sabtu, sebagai alternatif penyediaan pangan terjangkau bagi masyarakat,” jelas Rudi.
Ia menegaskan, kegiatan pasar murah tersebut bukan sekadar menghadirkan label pasar murah, melainkan bagian dari upaya menyediakan pangan dengan harga kompetitif sekaligus membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
PDAU juga membawa misi untuk ikut mengendalikan inflasi di Kabupaten Kuningan. Komoditas yang diprioritaskan antara lain sayuran, sementara kebutuhan pangan lainnya diperkuat melalui sinergi dengan Bulog.
Dalam kegiatan tersebut, Bulog turut menyediakan Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat.
“Kami punya misi untuk ikut menekan inflasi. Paling tidak kami hadir untuk membantu menstabilkan harga sehingga masyarakat mendapatkan produk dengan harga yang terjangkau,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, Pajawan Kidul memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena letaknya yang strategis. Namun, pengembangan kawasan tersebut membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah desa, PDAU, pedagang, peternak, dan masyarakat.
“Yang penting bagaimana kita bersama-sama menumbuhkan titik temu antara pembeli dan penjual. Perumda mencoba hadir di situ dan bersinergi dengan Pemerintah Desa Pajawan Kidul,” katanya.
Pembukaan pasar hewan dan pasar murah ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di Desa Pajawan Kidul sekaligus membuka akses perdagangan yang lebih dekat bagi peternak, pedagang, dan masyarakat Kuningan Timur.
Dengan pengelolaan yang konsisten dan dukungan kolaborasi lintas pihak, Pajawan Kidul diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sentra perdagangan hewan sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kuningan Timur. (OM)









