KUNINGAN ONLINE — Waroeng Rakyat resmi meluncurkan program “Pangajen Rakyat Pinunjul 2026”, sebuah ajang penghargaan bagi masyarakat kecil yang dinilai tangguh, mandiri, dan mampu memberi inspirasi di tengah keterbatasan hidup. Tak hanya penghormatan moral, panitia juga menyiapkan hadiah penghargaan senilai puluhan juta rupiah bagi para penerima terbaik.
Ketua Panitia, Dzikri M. Dzikri Caesar Ryansyah, mengatakan selama ini penghargaan dan apresiasi lebih banyak diberikan kepada pejabat, pengusaha besar, maupun kalangan politisi. Padahal, menurutnya, banyak pahlawan nyata yang hidup di sudut-sudut desa, pasar, hingga sawah yang jarang tersorot.
“Hari ini Waroeng Rakyat mengajak semua pihak untuk melihat ke sudut-sudut gang desa, ke pasar-pasar, ke sawah-sawah, bahwa kita memiliki banyak local heroes di Kabupaten Kuningan. Mereka berjuang dengan keterbatasan fisik, ekonomi, maupun akses sosial, tetapi tidak menyerah menjalani kehidupan,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Ia menegaskan, definisi prestasi dalam program ini tidak diukur dari jabatan, kekayaan, atau status sosial, melainkan dari kemampuan seseorang dalam mengelola hidupnya dengan baik, mandiri, serta memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Yang paling utama kriterianya adalah bagaimana masyarakat ini tangguh dalam keterbatasannya, mampu mandiri, mampu berdamai dengan hidupnya, dan yang paling penting adalah menginspirasi minimal di daerahnya masing-masing,” katanya.
Secara harfiah, Pangajen Rakyat Pinunjul dimaknai sebagai penghargaan bagi masyarakat unggul atau masyarakat berprestasi yang tetap teguh dalam perjuangan hidupnya.
Waroeng Rakyat pun mengundang seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kuningan untuk ikut menominasikan tetangga, saudara, rekan kerja, atau bahkan mendaftarkan diri sendiri jika dinilai layak menjadi penerima penghargaan.
Dalam pelaksanaannya, panitia telah menetapkan lima kategori utama berdasarkan profesi, yakni:
- Guru Pinunjul
Kategori ini menyasar guru-guru honorer, guru ngaji, maupun tenaga pendidik non-PNS yang hidup dalam keterbatasan ekonomi namun tetap menjalankan tugas mulia mendidik generasi bangsa.
“Banyak guru honorer yang puluhan tahun mengabdi dengan gaji jauh di bawah UMR, tetapi tetap mampu menghidupi keluarganya bahkan menyekolahkan anak sampai kuliah. Itu luar biasa,” jelas Dzikri.
- Petani Pinunjul
Diperuntukkan bagi petani kecil, khususnya buruh tani atau petani yang tidak memiliki lahan sendiri namun tetap gigih bertahan dan berkontribusi pada sektor pertanian Kuningan. - Pedagang Kecil Pinunjul
Kategori ini ditujukan bagi pedagang kecil yang menjadi bagian penting dalam perputaran ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro di pasar tradisional maupun lingkungan sekitar. - Buruh Pinunjul
Penghargaan bagi para buruh yang tetap bekerja keras menopang kehidupan keluarga di tengah berbagai keterbatasan. - Marbot Pinunjul
Kategori khusus bagi marbot masjid yang selama ini bekerja dalam senyap, mengurus masjid, membantu kegiatan ibadah, hingga menggantikan imam ketika dibutuhkan.
“Banyak cerita kehidupan marbot yang sangat menggugah. Mereka mengurus masjid dengan penuh keikhlasan dan tetap mampu memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Selain trofi dan piagam penghargaan, panitia juga menyiapkan hadiah apresiasi berupa uang pembinaan dengan total puluhan juta rupiah yang akan diberikan kepada para penerima penghargaan terbaik dari masing-masing kategori.
Menurutnya, hadiah tersebut bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai dorongan nyata agar para penerima tetap semangat menjalani perjuangan hidup dan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Untuk tahapan pelaksanaan, pendaftaran dibuka mulai 20 April hingga 20 Mei 2026. Dalam periode ini, masyarakat dapat mengusulkan nama maupun mendaftarkan diri secara langsung.
Setelah itu, panitia akan melakukan proses supervisi dan verifikasi lapangan mulai 20 Mei hingga 20 Juni, untuk memastikan seluruh data dan nominasi sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Selanjutnya, hasil verifikasi akan diserahkan kepada tim panitia seleksi (pansel) pada periode 20 Juni hingga 20 Juli 2026 untuk dilakukan penilaian akhir.
Puncak penghargaan direncanakan digelar pada akhir Agustus atau awal September 2026.
Pendaftaran dan pengusulan nominasi dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0857-9376-9623.
“Kami berharap penghargaan ini benar-benar menjadi ruang apresiasi bagi masyarakat kecil yang selama ini luput dari perhatian. Mereka adalah pahlawan nyata yang layak mendapat penghormatan,” pungkas Dzikri. (OM)









