KUNINGAN ONLINE – Menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), jamaah haji asal Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Kloter 08 KJT dan 39 KJT dilaporkan dalam kondisi sehat walafiat.
Informasi tersebut disampaikan berdasarkan laporan dari masing-masing ketua kloter di Tanah Suci. Saat ini, para jamaah tengah mengikuti kegiatan doa bersama dan istigasah yang dilaksanakan di mushala hotel tempat mereka menginap di Mekkah.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus memohon kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian ibadah haji diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan hingga kembali ke tanah air.
Sesuai jadwal, jamaah haji mulai diberangkatkan menuju Arafah pada 25 Mei 2026 atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah untuk melaksanakan wukuf di Arafah, yang merupakan rukun utama ibadah haji. Setelah itu, jamaah akan menjalani mabit di Muzdalifah dan Mina serta melaksanakan lempar jumrah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Fauzi, mengajak seluruh keluarga jamaah dan masyarakat Kabupaten Kuningan untuk turut mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji para jamaah.
“Mohon doa dari seluruh keluarga jamaah dan masyarakat Kabupaten Kuningan, mudah-mudahan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan para jamaah diberikan predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya kepada Kuninganonline.com, Sabtu (23/5/2026).
Ia juga mengimbau seluruh jamaah haji asal Kuningan agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan mengingat suhu udara di Mekkah cukup ekstrem.
“Kami mengingatkan jamaah agar selalu mengikuti arahan petugas, memperbanyak minum air putih, menjaga stamina, dan tidak memaksakan diri karena cuaca di Mekkah saat ini sangat panas,” katanya.
Selain itu, Ahmad Fauzi juga meminta para jamaah untuk turut mendoakan keluarga dan masyarakat Kabupaten Kuningan agar senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan. (OM)









