Kusir Delman Dipukul YO Usai Kritik Bupati di Medsos, Ini Jawaban Bupati Dian

Insiden, Sosial2,199 views

KUNINGAN ONLINE – Seorang kusir delman asal Cijoho Landeuh, Cecep Iqbal (28), menjadi korban dugaan penganiayaan setelah kritik pedasnya terhadap Bupati Kuningan di media sosial memicu reaksi keras. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam (20/9/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Taman Kota Kuningan.

Menurut keterangan saksi dan pihak keluarga, Cecep dipanggil oleh seorang berinisial YO yang mengaku sebagai “garda depan Bupati.” Tanpa ada dialog, Cecep dipukul tiga kali di bagian wajah dan dipaksa membuat video permintaan maaf kepada Bupati. Akibat insiden ini, korban mengalami luka fisik sekaligus trauma psikologis.

Iklan

Saat dikonfirmasi, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., awalnya enggan memberikan komentar.

“Saya tidak tahu duduk persoalannya, no comment,” kata Dian saat ditemui usai membuka Kejurda Bola Voli di GOR Ewangga, Rabu (24/9/2025).

Iklan

Namun, Bupati mengaku baru mengetahui kejadian tersebut dan berjanji akan memanggil pihak yang diduga memukul Cecep.

“Siapa yang memukulnya? Nanti saya panggil,” tegasnya.

Dian juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengendalikan diri dan bijak menggunakan media sosial.

“Sekarang kan sudah tidak ada pendukung atau yang didukung. Jadi harus bijak menggunakan medsos dan bijak menyikapinya,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa semua warga Kuningan berhak menyampaikan kritik selama dilakukan secara konstruktif.

“Kalau ada kritik yang konstruktif, silakan saja. Tapi jangan sampai ada ujaran kebencian. Saya baru tahu kalau ada bahasa-bahasa laknat. Kita ini orang beradab, semua juga rakyat saya,” jelasnya.

Ia menegaskan pemerintah tengah fokus membangun, termasuk memperbaiki titik-titik ruas jalan dan jembatan yang kondisinya mengkhawatirkan.

“Kita tidak mau terganggu dengan hal-hal seperti ini,” pungkasnya. (OM)