Kejurcab Perdana ORADO Kuningan Digelar, Bupati Dian: Ubah Domino Jadi Cabor Berprestasi

Olahraga353 views

KUNINGAN ONLINE – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri deklarasi dan pelantikan Pengurus Cabang ORADO (Organisasi Olahraga Domino) Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di D’Jons Pool Family Billiard n Café tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi domino sebagai cabang olahraga prestasi di Kabupaten Kuningan.

Iklan

Ketua Pengcab ORADO Kuningan, Agah Nugraha, menegaskan bahwa kehadiran ORADO bukan hanya sebagai wadah bagi para pecinta domino, tetapi juga sebagai langkah membangun ekosistem olahraga yang berbasis intelektual, karakter, dan sportivitas.

Menurutnya, permainan domino tidak sekadar soal keberuntungan, melainkan membutuhkan kemampuan berpikir logis, analisis yang tajam, konsentrasi tinggi, hingga strategi yang matang.

Iklan

“Permainan domino ini melatih logika, analisis, konsentrasi, hingga strategi. Lebih dari itu, nilai kejujuran, kesabaran, ketertiban, dan sportivitas menjadi fondasi utama dalam permainan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kejurcab perdana ini diikuti oleh 16 tim kategori dewasa serta kategori junior sebagai upaya awal penjaringan atlet potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.

Agah juga mengungkapkan kabar penting terkait masa depan ORADO secara nasional, yakni rencana masuknya organisasi tersebut ke dalam naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Alhamdulillah, kami mendapat kabar bahwa tahun ini ORADO akan masuk KONI. Ini menjadi langkah besar agar domino tidak lagi dipandang sebagai permainan biasa, tetapi sebagai cabang olahraga prestasi,” ungkapnya.

Dengan masuknya ORADO ke KONI, pembinaan atlet domino diharapkan dapat dilakukan secara lebih sistematis, berjenjang, dan terarah sehingga mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Perwakilan Pengprov ORADO Jawa Barat, Ryan Dwinanda, menyampaikan bahwa ORADO hadir sebagai ruang transformasi dari sekadar hobi masyarakat menjadi jalur prestasi olahraga yang profesional.

“Dulu pemain gapleh tidak punya wadah. Sekarang dengan ORADO, mereka bisa dibina, diseleksi, hingga bertanding di Porprov bahkan Kejurnas,” jelas Ryan.

Ia menambahkan, sistem pembinaan dilakukan melalui klub-klub resmi di bawah pengurus cabang dengan pembagian kategori junior dan senior yang terstruktur.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa kehadiran ORADO harus dimaknai sebagai sebuah transformasi besar, bukan hanya seremoni organisasi semata.

“Ini bukan hanya pelantikan, tetapi penguatan nilai. Domino harus naik kelas, dari sekadar permainan menjadi olahraga yang berprestasi dan membanggakan daerah,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino di tengah masyarakat.

“Kita ubah paradigma. Dengan adanya ORADO, domino harus menjadi olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, etika, dan prestasi,” tambahnya.

Ia optimistis, dengan soliditas pengurus serta dukungan dari berbagai pihak, ORADO Kabupaten Kuningan akan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di level Jawa Barat hingga nasional. (OM)