Kedua Orang Tua Sakit, HRA dan Wabup Tuti Kunjungi Rumah Siswa Sekolah Rakyat di Padarek

Politik, Sosial168 views

KUNINGAN ONLINE – Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Gerindra, Rokhmat Ardiyan bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani mengunjungi rumah siswa Sekolah Rakyat di Desa Padarek, Kecamatan Kuningan, Kamis (7/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Tatiek Ratna Mustika, Camat Kuningan, Kapolsek Kuningan, serta Kepala Desa Padarek Nana Sukmana.

Iklan

Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi keluarga siswa Sekolah Rakyat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan tengah menghadapi persoalan kesehatan.

HRA mengungkapkan rasa prihatin terhadap kondisi keluarga tersebut. Ia menyebut sang ibu, Rina, tengah berjuang melawan kanker payudara dan harus rutin menjalani kemoterapi, sementara sang ayah, Yusuf, juga dalam kondisi sakit.

Iklan

“Saat ini Ibu Rina kondisinya sedang sakit kanker payudara dan harus kemo setiap waktu. Kemudian Pak Yusuf juga sedang sakit dan perlu perhatian. Tapi saya salut dan bangga mereka memiliki anak-anak yang hebat,” ujar HRA.

Ia mengatakan pemerintah harus hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan.

“Saya bersama Ibu Wabup, Pak Kuwu, dan Ibu Kadinsos menyaksikan langsung kondisi ekonominya sangat berat sekali. Kesehatannya juga ujiannya luar biasa. Perlu perhatian dan pertolongan kita semua,” katanya.

Menurut HRA, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa memperoleh pendidikan yang layak.

“Tadi ada Fauziah, Hasan, dan Ruhi yang sekolah di Sekolah Rakyat. Ini menjadi solusi untuk memecahkan kesulitan masyarakat hari ini,” ucapnya.

Ia juga memastikan akan mendorong bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi keluarga tersebut bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan.

“Insyaallah nanti saya bersama Ibu Wabup akan membawa program Rutilahu. Semoga kehadiran kami semua bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Terkait biaya pengobatan keluarga tersebut, HRA menyebut telah dijamin melalui program BPJS Kesehatan. Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan modal usaha untuk menopang kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Tadi kita juga memberikan bantuan untuk usaha. Anak-anak ini jualan sambel, ketan, getuk, tisu. Bahkan jualannya sampai dari Siliwangi ke Palutungan. Maka kita harus empati dan peduli kepada anak-anak yang punya cita-cita,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan pemerintah harus hadir untuk membantu anak-anak dari keluarga yang tidak mampu menyekolahkan putra-putrinya.

“Alhamdulillah sekarang Bapak Presiden memperhatikan anak-anak yang kurang beruntung ini dengan berdirinya Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, selama satu tahun terakhir para siswa Sekolah Rakyat telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa, baik dari sisi disiplin, rasa percaya diri, maupun semangat belajar.

“Dengan keterbatasan mereka, sekarang sudah terlihat luar biasa. Kedisiplinan, percaya diri, dan semangat belajar sudah mereka buktikan di Sekolah Rakyat,” pungkasnya. (OM)