Jelang Pilkada November, KPU Kuningan Lakukan Sosdiklih Sasar Kaum Agamawan

Politik, Sosial1,571 views

KUNINGAN ONLINE – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati pada 27 November, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan melakukan Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) kepada masyarakat yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Kegiatan tersebut dihadiri, Ketua KPU Kuningan, Asep Budi Hartono, Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Aof Ahmad Musyafa, Ketua FKUB Fenny Rahman, Pemateri Dr. Nurul Iman, dan Peserta Undangan Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama Kuningan.

Iklan

“Kegiatan ini sangat penting kami laksanakan, terutama kaum Agamawan yang ingin kita sasar terkait dengan pendidikan pemilih karena kaum agamawan sudah jelas mempunyai umat, mempunyai pengikut,” kata Aof di Gedung GOW, Sabtu (10/8/2024).

Iklan

Iklan

Sesuai tahapan, Aof menerangkan terkait dengan pendidikan pemilih, kemudian juga dengan bagaimana pemilih ke depan itu bisa lebih cerdas, bisa lebih berkualitas, dan tentunya sesuai dengan asas Jurdil dan Luber.

“Maka, diharapkan dari peserta yang hadir bisa menyampaikan kepada temen-temen. Karena yang hadir ini dari tokoh Katolik, tokoh Protestan, Hindu kemudian juga Islam,” terangnya.

Pihaknya kedepan akan menyasar kepada kaum millenial, bahkan kaum pemuda, kaum perempuan, petani, dan buruh di Kabupaten Kuningan.

“Harapannya pemilih Pilkada di Jawa Barat khususnya untuk Kuningan itu bisa lebih berkualitas dan angka partisipasi meningkat. Kami mengajak kepada pemilih, jangan lupa nanti tanggal 27 November 2024 untuk menggunakan hak pilihnya dan datang ke TPS,” ungkapnya.

Sementara, Nurul Iman dalam pemaparannya menghimbau agar perbedaan agama dan keyakinan tidak terpecah belah hanya disebabkan perhelatan Pilkada serentak Tahun 2024 Tanggal 27 November nanti.

“Tapi jadikan suatu harmonisasi politik ditengah kerukunan umat beragama di Kabupaten Kuningan,”, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Nurul Iman bahwa Pemilih FKUB harus cermat dalam menentukan siapa pemimpin Kabupaten Kuningan 5 Tahun mendatang dengan melihat visi dan misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati masing-masing dan menyampaikan sosialisasi pentingnya berdemokrasi dalam Pilkada Tahun 2024 kepada para penganut agamanya masing-masing dengan melalui berbagai bentuk model media sosial. (OM)

News Feed