18 Agustus 2024, tepat 79 tahun yang lalu sejak dimulainya pembentukan bangsa Indonesia. Pembentukan ini dibangun di atas fondasi yang kuat dan kokoh bernama Pancasila, yang menjadi dasar dari pilar-pilar utama bangsa. Pilar-pilar tersebut adalah Proklamasi, Kemerdekaan dan Tanah Air. Dan diatas fondasi inilah, berdiri sebuah struktur yang bernama Undang-Undang Dasar 1945 yang secara substansial merupakan konsep komprehensif dan mendasar tentang Bangsa Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Rakyat Indonesia.
Banyak dari kita belum terbayang betapa besarnya negeri Indonesia kita. Agar lebih mudah, kita bisa melihat perbandingan jarak ini :
Sabang – Merauke (8.514 km).
London – Ankara Turki (3.485 km).
London – Mekah (6.201 km).
London – Moskwa (2.876 km).
Madrid – Moskwa (3.444 km).
Kairo – Johannesburg
Afrika Utara – Afrika Selatan (8.350 km).
Jadi bentangan jarak ujung Indonesia Barat ke Indonesia Timur, hampir sama dengan bentangan satu benua Afrika dari ujung Utara ke ujung Selatan. Sedangkan ukuran Eropa, dari ujung ke ujung masih lebih pendek dari Indonesia barat ke ujung timur.
Seorang turis asing yang memulai perjalanan dari Sabang sampai ke arah ujung Timur Merauke sejauh 8.514 km. Jika ia bertemu dengan ribuan orang, puluhan suku yang berbeda dan puluhan pulau di perjalanan turis itu hanya butuh bisa Satu Bahasa : Bahasa Indonesia.
Dia akan bisa ngobrol dan akan diterima ramah oleh semua orang di daerah yang dilaluinya dan tidak akan tersesat. Bahkan jikalau pun ia bertemu dengan orang suku suku di pedalaman Papua, ia bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Padahal perjalanan yang ia tempuh jaraknya lebih jauh dari London ke Ankara Turki atau dari Madrid ke Moskow.
Atau pula dari Mesir ke Afrika Selatan, yang harus melewati berpuluh negara dan berpuluh bahasa yang berbeda. Sedangkan di sini dengan perjalanan yang jaraknya lebih jauh ia masih berada dalam satu negara dan satu bahasa. Itulah negeri kita, Indonesia.
Apakah masih belum bangga dengan negeri kita, NKRI tercinta? Masih inginkah anda, kita, rakyat Indonesia, bersama menjaga keutuhan negeri ini?
Oleh karena itu, mari kita kenali dan cintai Indonesia serta membela NKRI, sesuai dengan Semangat Sumpah Pemuda ; Bertanah Air Satu, Berbangsa Satu, Berbahasa Persatuan : INDONESIA.
Kuningan, 19 Agustus 2024
Uha Juhana
Ketua LSM Frontal






