KUNINGAN ONLINE — Semarak SMK Bakti Indonesia Fest Ke-22 dimanfaatkan Fakultas Farmasi, Kesehatan dan Sains (FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan untuk memperluas jangkauan informasi mengenai program studi dan peluang kuliah di bidang kesehatan dan sains. Melalui sesi sosialisasi yang dikemas interaktif, FFKS menyapa ratusan siswa dengan ragam materi pengenalan kampus dan profesi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi S1 Farmasi, apt. Juju Jumiati, M.Farm., M.M, hadir sebagai pemateri utama. Ia mengajak para siswa mengenal lebih dekat dunia kefarmasian, mulai dari pengembangan obat, pelayanan farmasi, hingga prospek karier yang semakin dibutuhkan.
Juju menegaskan bahwa FFKS UM Kuningan menyediakan lingkungan belajar yang lengkap, mulai dari laboratorium modern hingga kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.
“Farmasi bukan hanya tentang obat. Di sini kalian belajar memecahkan masalah kesehatan, melakukan inovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat,” jelasnya kepada Kuninganonline.com, Rabu (26/11/2025).
Materi sosialisasi dilanjutkan oleh Hafid Razak, M.M, Ketua Tim PMB FFKS UM Kuningan, yang memaparkan lima program studi yang dinaungi fakultas, yaitu D3 Farmasi, S1 Farmasi, D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, S1 Fisioterapi, dan S1 Peternakan. Ia menguraikan keunggulan serta kebutuhan tenaga profesional di masing-masing bidang.
“FFKS membawa visi Bertumbuh dan Bermanfaat. Kami ingin para siswa mendapat gambaran jelas bahwa kuliah bukan hanya soal gelar, tapi tentang menyiapkan diri menjadi pribadi yang berdaya dan bermanfaat,” ujar Hafid.
Tak hanya pemaparan materi, FFKS juga menghadirkan demo fisioterapi yang menjadi salah satu sesi paling diminati. Siswa mendapat kesempatan melihat langsung praktik dasar fisioterapi, sebuah bidang ilmu yang semakin relevan dengan tren kebutuhan layanan kesehatan preventif dan rehabilitatif.

Dengan kegiatan ini, FFKS UM Kuningan berharap semakin banyak siswa yang terbantu dalam menentukan pilihan studi lanjutan. Fakultas juga berkomitmen untuk terus aktif menjangkau sekolah-sekolah di Kabupaten Kuningan dan sekitarnya guna membuka akses informasi pendidikan tinggi yang lebih luas. (OM)





