Empati untuk Korban Dugaan Malpraktik di RS Linggarjati, Ika Siti Rahmatika dan Nuzul Rachdy Sowan ke Keluarga Irmawati

Politik, Sosial1,459 views

KUNINGAN ONLINE – Duka mendalam disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ika Siti Rahmatika, atas musibah yang menimpa pasangan suami istri, Andi dan Irmawati, warga Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya. Bayi dalam kandungan mereka meninggal dunia, diduga akibat malpraktik di RSUD Linggajati Kuningan.

Sebagai bentuk empati dan silaturahmi, Ika datang langsung ke rumah keluarga korban pada Selasa (22/7/2025), didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy.

Iklan

“Sebagai seorang ibu, kesedihan ini sangat terasa. Tapi ini juga mungkin takdir dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mudah-mudahan tidak terulang kembali dan keluarga diberi kesabaran,” ujar Ika, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Kesehatan di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Ika menegaskan, kehadirannya tak hanya sebagai wakil rakyat, namun juga sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan. Irmawati, istri korban, diketahui merupakan putri dari Ketua Ranting PDI Perjuangan di Kelurahan Cipari.

Iklan

“Alhamdulillah, kami bisa sowan, bisa bersilaturahmi, dan turut menyampaikan bela sungkawa. Semoga keluarga lekas pulih secara mental dan diberi kekuatan,” katanya.

Senada dengan Ika, Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy menyampaikan keprihatinan dan empatinya atas musibah yang menimpa Andi dan Irmawati.

“Ini bentuk empati kami, baik sebagai manusia maupun sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan. Kami turut merasakan duka yang mendalam,” ucap Nuzul.

Ia menekankan pentingnya menjadikan peristiwa ini sebagai bahan introspeksi bagi semua pihak, termasuk manajemen rumah sakit.

“Kalau memang ada unsur kelalaian, tentu perlu dievaluasi. Ini cobaan berat, tapi mari kita ambil hikmahnya dan perbaiki sistem pelayanan kesehatan agar tak terjadi lagi ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Andi, suami korban, mengaku terharu atas kehadiran para pejabat yang datang langsung memberikan dukungan.

“Senang sekali, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kami jadi semangat lagi,” tutur Andi, yang berharap kasus yang dialaminya mendapat perhatian dan penyelesaian secara adil. (OM)