DPP PKB Resmi Umumkan Yanuar Prihatin Calon Bupati Kuningan, Peluang Bacakada Lain Pupus Termasuk Dian Rachmat Yanuar

Informasi, Politik, Sosial2,619 views

JAKARTA ONLINE – Menjawab teka-teki dan simpang siurnya siapa nama yang akan mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kuningan.

Akhirnya DPP PKB secara resmi mengumumkan dalam jumpa pers Rabu 29 Mei 2024, bahwa ada 65 orang yang telah direkomendasikan untuk maju dalam Pilkada 2024.

Iklan

Dari 65 nama yang dibacakan itu, Abdul Halim Iskandar sebagai Ketua Desk Pilkada DPP PKB menyebut nama Yanuar Prihatin sebagai satu-satunya nama yang diusung sebagai Calon Bupati Kuningan.

Yanuar yang mendapatkan rekomendasi PKB untuk diusung maju dalam kontestasi Pilkada 2024 di Kabupaten Kuningan.

Iklan

Iklan

Saat ditanya wartawan apakah nama-nama yang dibacakan tersebut sudah pasti diusung untuk maju Pilkada 2024, Gus Halim dengan tegas menjawab 65 nama yang dibacakan hari ini sudah pasti diusung oleh PKB.

“Oh iya sudah tentu. Iya sudah pasti kita usung,” katanya dalam jumpa pers.

Dalam keterangannya, Gus Halim menyampaikan pihaknya telah melakukan wawancara kepada 288 calon kepala daerah tersebut. Adapun wawancara dilakukan untuk mendalami visi misi dan masalah daerah tempat para calon kepala daerah (Cakada) itu mencalonkan diri.

“Dari 288 calon kepala daerah hampir 99 persen problematikanya ada pada kemiskinan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Itu artinya kemiskinan di Indonesia perlu penanganan yang sangat serius,” ucapnya.

Selain kemiskinan dan SDM, Gus Halim juga mengungkapkan masalah lainnya yang turut mendominasi yakni infrastruktur dan ketahanan pangan.

Sebagai informasi, sebelumnya beredar kabar yang menyebutkan bahwa rekomendasi PKB masih ada kemungkinan untuk diberikan ke beberapa nama.

Namun, setelah pengumuman Desk Pilkada di kantor pusat PKB ini, dipastikan satu nama yakni Yanuar Prihatin yang akan maju sebagai Calon Bupati di Kabupaten Kuningan.

Sebenarnya rekomendasi Yanuar sudah diberikan dari jauh-jauh hari, karenanya Pimpinan Komisi II DPR RI itu saat ini tengah membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membangun koalisi dan menentukan siapa yang akan menjadi calon wakil bupatinya. (OM)