DISPERKIMTAN Kuningan Genjot Pembangunan Infrastruktur Permukiman, Realisasi Fisik Capai 77 Persen

KUNINGAN ONLINE – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DISPERKIMTAN) Kabupaten Kuningan terus menggenjot pembangunan infrastruktur lingkungan yang tersebar di 32 kecamatan. Hingga saat ini, realisasi fisik pekerjaan telah mencapai sekitar 77 persen dari total 301 titik yang menjadi sasaran pembangunan.

Kepala DISPERKIMTAN Kabupaten Kuningan, Dr. H. Deni Hamdani, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Meylina Husniati, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa dari total 301 titik pekerjaan, sebanyak 233 titik telah terlaksana, sedangkan sisanya masih proses pengadaan..

Iklan

“Untuk pembangunan infrastruktur lingkungan, saat ini terdapat 300 titik pekerjaan yang tersebar di 32 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 233 titik sudah terlaksana, sedangkan sisanya masih dalam proses pengadaan. Secara keseluruhan, realisasi fisik saat ini sudah mencapai sekitar 77 persen,” ungkap Meylina saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (30/10/2026).

Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), jalan/drainase lingkungan, serta sejumlah infrastruktur pendukung lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas kawasan permukiman masyarakat.

Iklan

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman, nyaman, dan memiliki infrastruktur yang memadai.

“Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan TPT, drainase lingkungan, serta infrastruktur pendukung lainnya untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman masyarakat,” jelasnya.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Disperkimtan Kabupaten Kuningan juga memberikan perhatian terhadap persoalan fasilitas umum di sejumlah kawasan perumahan.

Meylina mengatakan, terdapat tiga perumahan pengembang yang menghadapi persoalan terkait fasilitas umum dan fasilitas sosial / PSU perumahan. Keluhan dari warga perumahan menjadi salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dan mediasi.

“Selain pembangunan fisik, kami juga menangani persoalan fasilitas umum dan fasilitas sosial / PSU perumahan di tiga lokasi perumahan pengembang. Ada keluhan dari pihak warga di perumahan pengembang terkait PSU perumahan sehingga diperlukan koordinasi dan mediasi untuk mencari penyelesaian terbaik,” katanya.

Penanganan persoalan tersebut dilakukan melalui komunikasi dan mediasi dengan pihak-pihak terkait, sehingga permasalahan PSU di tiga perumahan tersebut dapat dicarikan solusi sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui berbagai program pembangunan dan penanganan persoalan kawasan permukiman tersebut, DISPERKIMTAN Kabupaten Kuningan berharap kualitas infrastruktur lingkungan semakin meningkat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. (OM)

News Feed