KUNINGAN ONLINE – Sebagai satu-satunya Paslon perempuan, Pasangan calon Bupati dan calon wakil bupati Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani (Dirahmati nomor urut 1 memiliki komitmen melibatkan kaum perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Kuningan.
Peranan perempuan tidak bisa dianggap sebelah mata, karenanya Tuti Andriani yang merupakan Calon Wakil Bupati dari Paslon Dirahmati berkomitmen agar selalu melibatkan kaum perempuan dalam kepemimpinannya nanti apabila Dirahmati terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode 2024-2029
“Perempuan peletak batu pertama bagi ketahanan bangsa, tentunya diawali dari ketahanan keluarga, yang mana peranan Ibu di dalam keluarga tidak bisa dianggap sepele,” ucap Amih Tuti sapaan akrabnya, Sabtu (2/11/2024).
Tuti menganggap pelibatan perempuan dalam pembangunan di Kuningan merupakan keharusan.

“Jika Dirhamati terpilih, kami akan melibatkan organisasi perempuan dalam proses musyawarah, dimulai dari level RT, Desa atau Kelurahan, Kecamatan, sampai tingkat Kabupaten. Suara kaum perempuan perlu didengar, perempuan perlu dilibatkan untuk pembangunan,” ungkapnya.
Selain melibatkan perempuan, lanjutnya, di dalam musyawarah rencana pembangunan, Paslon Dirahmati akan membentuk tim untuk mengidentifikasi permasalahan perempuan dan anak di tingkat Desa guna menjamin transfer informasi dari Desa ke Pemerintah Daerah
“Kami akan membuat gerakan inisiator perempuan desa, tiap desa akan ada satu atau dua perempuan yang tugasnya nanti mengidentifikasi masalah perempuan dan anak, tiap pekan akan melaporkan ke kami,” ujarnya.
Tidak hanya peranan perempuan secara umum, Tuti juga akan membuka ruang yang bebas bagi birokrat perempuan untuk mengisi jabatan strategis di Pemerintahan Daerah Kabupaten Kuningan.
“Untuk keterwakilan perempuan (DPRD) sudah tercapai kuota afirmasinya sebanyak 30%, tinggal nanti kami akan membuka ruang yang luas bagi birokrat perempuan untuk bisa menduduki jabatan strategis, selain itu Organisasi Dharmawanita akan kita optimalkan peranannya, sehingga nanti akan muncul birokrat-birokrat perempuan yang hebat dan tangguh,” pungkasnya. (OM)





