KUNINGAN ONLINE — Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri Pelantikan DPD KNPI Kabupaten Kuningan Periode 2026–2029 sekaligus Pelantikan Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (11/5/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Dian turut resmi dilantik sebagai Ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan.
Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, jajaran kepala perangkat daerah, tokoh pemuda, organisasi kepemudaan, hingga para mantan Ketua KNPI dari berbagai generasi.
Suasana acara semakin semarak dengan tagline “Pemuda Lumpat, Kuningan Melesat” yang digaungkan bersama sebagai simbol semangat baru gerakan kepemudaan di Kabupaten Kuningan.
Ketua Korps Alumni KNPI Jawa Barat, Dian Rahardian, menyampaikan apresiasi atas dilantiknya Bupati Dian sebagai Ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan.
Ia menyebut momentum tersebut sebagai sejarah yang kembali terulang setelah 22 tahun lalu dirinya pernah melantik Dian Rachmat Yanuar sebagai Ketua KNPI Kabupaten Kuningan.
“Luar biasa saya memantau sepak terjang Kang Dian ini begitu cemerlang sehingga masyarakat Kuningan memberikan amanah untuk membangun Kuningan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran Korps Alumni KNPI dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat KNPI Kabupaten Kuningan, HR Yayan Sofyan, mengingatkan bahwa KNPI harus menjadi ruang lahirnya karya dan pengabdian nyata bagi masyarakat.
“Dulu tidak ada hibah tapi ada karya. Jadi kepada generasi muda, jangan hanya mengandalkan bantuan, tetapi berkeringatlah dan berkaryalah,” pesannya.
Dalam sambutannya, Bupati Dian mengapresiasi semangat generasi muda yang terus menjaga eksistensi KNPI sebagai organisasi kepemudaan strategis di Kabupaten Kuningan.
Ia mengenang perjalanan KNPI di masa kepemimpinannya dahulu dan menegaskan pentingnya pemuda keluar dari zona nyaman serta mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari degradasi moral, ancaman narkoba, pengangguran, hingga maraknya hoaks dan informasi tidak bertanggung jawab.
“Pemuda harus menjadi variabel penting dalam membangun situasi yang kondusif. Kuningan tidak akan maju tanpa keterlibatan pemuda,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Gedung Pemuda yang kini dihibahkan harus dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat aktivitas dan kreativitas generasi muda.
“Percuma gedung megah kalau tidak ada aktivitas. Maka saya berharap KNPI benar-benar hidup, aktif, dan mampu melahirkan program yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen pemuda dan Korps Alumni KNPI untuk terus menjaga semangat silih asah, silih asih, dan silih asuh demi mewujudkan Kuningan yang semakin maju dan melesat. (OM)







