KUNINGAN ONLINE – Sejak berdiri tahun 2014, Baitul Maal wa Tamwil (BMT) El Arbah terus mengembangkan sayap bisnis syariah di Kabupaten Kuningan. Salah satunya dengan membangun sebuah gerai cafe yang diberi nama Di Ro Sa Coffee.
Cafe Di Ro Sa terletak di dekat gerbang pintu masuk Perumahan Pesona Mutiara Kasturi, tepatnya di Blok A.1 Nomor 12, tepat di samping Masjid Mutiara Nurul Islam.
Pimpinan BMT El Arbah, Abu Rizal Abdurrohman Priyadi, saat membuka secara resmi gerai ngopi ini, mengungkapkan rasa syukur atas gerai Di Ro Sa Coffee. Bermula dibuka secara uji coba setahun lalu dengan nama Kopi El Arbah.
“Namun di tahun ini kita rubah konsepnya menjadi Di Ro Sa coffee, jadi mulai tahun 2023 lah sebagai Grand openingnya,” ungkap Abu Rizal, Jumat (6/1/2023).
Diterangkan Abu Rizal, berdirinya Di Ro Sa Coffee merupakan cita-cita dari para pemilik modal di BMT El Arbah untuk membangkitkan UMKM ekonomi produktif di Kuningan.
“El Arbah sendiri lebih dikenal sebagai koperasi Syariah di Kabupaten Kuningan. Melalui konsep ekonomi syariah kita itu bergerak di bidang pembiayaan kredit Syariah dan lainnya,” terangnya.
Selain gerai cafe, Abu Rizal juga menuturkan BMT El Arbah, saat ini sudah memiliki tiga outlet Mini Resto.
“Dengan ditambahnya usaha produktif ini, kita fokus untuk membangkitkan ekonomi masyarakat yang sesuai prinsip Syariah yakni tanpa riba,” tuturnya.
Di BMT El Arbah, Abu Rizal menjelaskan, konsep syariah diterapkan, yakni sumber permodalannya adalah dari anggota, kemudian ada profit sharing atau bagi hasil dari semua unit usaha yang dijalankan.
“Kita tidak menggunakan permodalan yang berbasis riba gitu jadi konsepnya urunan teman-teman anggota, patungan, nanti konsepnya dengan bagi hasil begitu kemudian juga kita memberikan pembiayaan-pembiayaan secara Syariah,” jelasnya.
Pada grand opening Di Ro Sa Coffee ini dilakukan juga penyerahan serifikat wakaf saham produktif untuk Masjid Mutiara Nurul Islam PMK kepada pengurus DKM setempat.
“Alhamdulillah sebagai wujud kita membantu kemakmuran masjid, apalagi masjid yang terdekat, memberikan wakaf saham produktif senilai Rp 5 juta,” kata Abu Rizal.
Diharapkannya, dari keuntungan Di Ro Sa Coffee ini setiap bulannya bisa memberikan kontribusi untuk kemakmuran masjid secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan konsep ini bisa menjadi contoh di tempat lain sehingga bagaimana kita memakmurkan masjid tidak mesti memberikan uang tapi memberikan wakaf produktif, ” sebutnya.
Pada pembukaan Di Ro Sa Coffee ini hadir juga perwakilan Dewan Masjid Indonesia Cabang Kabupaten Kuningan, pengurus DKM Nurul Islam, tokoh masyarakat dan undangan lain.
Dikatakan Abu Rizal, Di Ro Sa Coffee ini beroperasi setiap hari dari jam 9:00 sampai jam 10.00 malam.
“Alhamdulillah fasilitasnya cukup nyaman, lengkap, untuk teman-teman bisa berdiskusi, bisa meeting. Kita ada koneksi wi-fi dengan kecepatan tinggi juga,” ujarnya.
Di ruangan dalam cafe ini juga terdapat TV layar lebar, meja meeting dan ruangan nyaman untuk bekerja sambil menikmati hidangan dengan aneka jenis minuman kopi dan makanan dengan menu-menu yang spesial.
“Kami berharap dengan hadirnya Cafe bernuansa syariah bisa berkembang, khususnya di Kabupaten Kuningan,” harapnya. (Poy/Om)






