BAZNAS Kuningan Salurkan Stimulan untuk Guru Ngaji hingga Takmir Masjid

Sosial174 views

KUNINGAN ONLINE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan mulai menyalurkan stimulan bagi takmir masjid, guru ngaji, guru Madrasah Diniyah (MD), guru TKA/TPA, serta guru TK/RA tahun 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan BAZNAS terhadap program unggulan Bupati Kuningan, NGAJI DIRI (Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren).

Iklan

Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Kuningan, Asep Z Fauzi, M.Pd., didampingi Wakil Ketua 4 Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom., mengatakan peluncuran pendistribusian stimulan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Bupati Saba Lembur di Kecamatan Subang, Selasa (8/9/2026).

Dalam peluncuran tersebut, stimulan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Subang, Cilebak, dan Selajambe.

Iklan

“Untuk Kecamatan Subang sebesar Rp11,6 juta yang disalurkan kepada 29 penerima manfaat. Begitu juga Kecamatan Cilebak Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat dan Kecamatan Selajambe Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat,” ujar Aspa sapaannya.

Dengan demikian, total stimulan yang diserahkan secara simbolis untuk tiga kecamatan mencapai Rp34,8 juta, dengan jumlah penerima sebanyak 87 orang.

Penyerahan simbolis dilakukan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., kepada Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Subang, Cilebak, dan Selajambe.

Aspa menjelaskan, peluncuran di Kecamatan Subang merupakan tahap awal pendistribusian stimulan BAZNAS Kabupaten Kuningan tahun 2026. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan secara bertahap kepada penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.

“Total penerima manfaat untuk program ini sebanyak 1.544 orang yang tersebar di 376 desa dan kelurahan se-Kabupaten Kuningan,” jelasnya.

Para penerima berasal dari berbagai unsur yang selama ini berperan dalam pendidikan dan pembinaan keagamaan di masyarakat, mulai dari takmir masjid, guru ngaji, guru MD, guru TKA/TPA hingga guru TK/RA.

Menurut Aspa, stimulan tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus dukungan kepada para penggerak pendidikan keagamaan di tingkat desa dan kelurahan.

“Program ini diharapkan dapat memberikan dukungan kepada mereka yang selama ini berperan dalam menjaga pendidikan agama dan kehidupan keumatan di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, program tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung program NGAJI DIRI, yang merupakan akronim dari Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan santri, guru ngaji, dan pesantren.

BAZNAS Kabupaten Kuningan, kata Aspa, terus berupaya menjalankan peran dalam mendukung program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pengelolaan dan pendistribusian zakat.

Peluncuran di Kecamatan Subang menjadi momentum dimulainya distribusi stimulan secara bertahap ke seluruh wilayah Kabupaten Kuningan, dengan sasaran 1.544 penerima manfaat di 376 desa/kelurahan.

Pendistribusian stimulan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Bupati Saba Lembur, yang menggabungkan pelayanan publik, penyerapan aspirasi, aktivasi program pemerintah, hingga pemberian manfaat secara langsung kepada masyarakat. (OM)