Asosiasi Klinik Indonesia Gandeng UPT Damkar Gelar P3K Bagi Karyawan Klinik

Informasi, Kesehatan2,947 views

KUNINGAN ONLINE – Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Kabupaten Kuningan menggandeng UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dalam kegiatan akreditasi guna mencegah terjadinya kebakaran dan melakukan simulasi penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Ketua Asklin Kuningan, Dr. H. Agah Nugraha, M.K.M menyampaikan tujuan kegiatan ini ingin melakukan standarisasi pada klinik yang nanti akan diperiksa dalam kegiatan akreditasi.

Iklan

“Dengan standarisasi ini diharapkan kedepannya semua klinik bisa meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan, dan keamanan bagi pasien serta karyawan klinik. Karena kita tidak tahu, yang namanya musibah bisa terjadi kapan saja, bisa terjadi dimana saja,” ujar Dr Agah sapaannya, di Klinik Orinda Kecamatan Kadugede, Kamis (24/8/2023).

Iklan

Ia menjelaskan, dalam hal pelayanan akreditasi Klinik. Proses standarisasi klinik itu tertuang dalam Standar 1.3 elemen 7 tentang simulasi penanganan kebakaran.

Iklan

“Maka, kami bekerjasama dengan Damkar untuk melakukan kegiatan pelatihan dan alhamdulillah direspon sangat positif. Bahkan Damkar mengapresiasi kepada Asklin yang bisa menghadirkan temen-temen klinik untuk ikut serta dalam pelatihan ini,” jelasnya.

Selain itu, Agah mengatakan bahwa standarisasi klinik itu diwajibkan untuk memiliki APAR. Karena, setiap tenaga kesehatan yang ada di klinik diharapkan bisa memiliki pengetahuan dalam hal penanganan pada kebakaran.

“Alhamdulillah, kita ada 20 klinik yang terlibat dan terbagi dalam 5 grup. Pertama sudah dilaksanakan di klinik Az Ziva, Kedua, di sini Klinik Orinda, ketiga di Klinik Ibrahim Medika pada 30 Agustus, kemudian di Klinik Gafari pada 17 September dan terakhir di Klinik Husnul Khotimah pada 18 September,” kata Agah.

Dari 33 klinik di Kuningan, Agah mengungkapkan, semua memiliki APAR dan di wajibkan untuk memiliki. Akan tetapi, untuk simulasi penanganan kebakaran itu belum semua klinik melakukan.

“Maka, kami mengundang klinik di Asklin, dan alhamdulillah pada ikut semuanya. Kita bekerjasama secara khusus bersama damkar,” ungkapnya.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M. Khadafi menyampaikan dalam rangka memenuhi Permenkes 34 tahun 2022 tentang standarisasi, akreditasi puskesmas maupun klinik.

Selain untuk persiapan akreditasi, Khadafi menyampaikan untuk melatih tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P3K) di lingkup Klinik.

“Dengan kegiatan ini juga sekaligus pembentukan tim K3, supaya
personal yang ada di klinik sudah mendapatkan P3K. Alhamdulillah, dari kami tidak hanya teori saja, namun juga praktek dilakukan bahkan antusias peserta sangat luar biasa,” ujarnya.

Dengan dibentuknya TIm K3, Khadafi mengatakan itu nantinya dibagi. Jadi, ada divisi kebakaran, divisi penyelamatan aset, pasien dan dokumen penting ditempat bekerja.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Asklin. Kedepannya, kegiatan ini bisa di contoh oleh komunitas, pengusaha, dokter, ternak ayam atau yang lainnya. (OM)