Anak Buah Bahlil Reses di Cineumbeuy, Satria Rizky Utama Soroti Kondisi Fiskal dan Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa

Politik, Sosial69 views

KUNINGAN ONLINE – Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi Partai Golkar, Satria Rizky Utama, melaksanakan kegiatan reses di Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Selasa (1/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Satria berdialog langsung dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan kondisi pembangunan serta kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Iklan

Satria meminta masyarakat tidak menjadikan kepala desa atau pemerintah desa sebagai sasaran ketika sejumlah usulan pembangunan belum terealisasi.

Menurutnya, tidak terealisasinya pembangunan seperti Tembok Penahan Tanah (TPT) maupun infrastruktur lainnya tidak selalu disebabkan oleh pemerintah desa, tetapi berkaitan dengan keterbatasan anggaran.

Iklan

“Jangan sampai Kuwu atau pemerintah desa dijadikan sasaran kesalahan. Nanti ada yang bertanya, mana janji politiknya, mana pembangunan TPT, padahal tidak terbangun karena anggarannya memang tidak ada. Kasihan juga Kuwu-nya jadi pusing,” ujar Satria.

Ia menjelaskan, kondisi anggaran desa saat ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu gambaran yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, anggaran desa yang sebelumnya berada di kisaran Rp950 juta, kini tersisa sekitar Rp340 juta.

Menurut Satria, kondisi tersebut tidak terlepas dari kebijakan refocusing anggaran dan perubahan arah alokasi pembangunan yang dilakukan pemerintah.

“Anggaran yang sebelumnya bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, sekarang banyak yang difokuskan. Pemerintah ingin pembangunan infrastruktur dilakukan secara lebih terarah dan tidak terpotong-potong,” katanya.

Meski demikian, Satria mengaku optimistis dengan kondisi fiskal Kabupaten Kuningan yang dinilainya mulai membaik.

“Kekuatan fiskal kita di Kabupaten Kuningan sudah mulai membaik. Memang sempat sulit di bulan-bulan sebelumnya, tetapi sekarang sudah mulai membaik. Saya tetap optimis,” ungkapnya.

Dalam reses tersebut, Satria juga menyampaikan salah satu bentuk perjuangannya dalam mendorong pembangunan infrastruktur pertanian.

Ia menyebut pembangunan jalan usaha tani di wilayah Cidembeuy telah dialokasikan sepanjang sekitar 250 meter.

Satria mengungkapkan, dalam Pemilu sebelumnya dirinya memperoleh sekitar 118 suara di wilayah Cidembeuy. Menurutnya, aspirasi masyarakat tetap akan diperjuangkan tanpa melihat besar kecilnya perolehan suara.

“Dari situ dialokasikan jalan sepanjang 250 meter untuk jalan usaha tani. Saya bukan lagi milik golongan tertentu, tetapi milik semuanya,” tuturnya.

Ia menegaskan, setelah terpilih menjadi anggota DPRD, dirinya berkewajiban memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat di daerah pemilihannya.

“Tidak ada urusan suara dari mana. Perhatian tentu akan lebih besar kepada masyarakat yang memberikan dukungan, tetapi setelah menjadi anggota DPRD saya milik semuanya,” katanya.

Satria mengatakan, kegiatan reses menjadi momentum penting untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia berharap masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan maupun usulan pembangunan secara terbuka sehingga dapat menjadi bahan perjuangan di lembaga legislatif.

“Saya ingin belajar dan mendengar langsung dari Bapak dan Ibu yang hadir mengenai harapannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Satria juga memperkenalkan tugasnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuningan yang saat ini ditempatkan di Komisi IV.

Ia bahkan memberikan kuis kepada masyarakat mengenai bidang tugas dan mitra kerja Komisi IV DPRD Kuningan.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, para sesepuh, serta unsur TNI dan Polri.

Satria berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa dan DPRD dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan pembangunan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama, terutama di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. (OM)