Harga Beras Naik, Diskopdagperin Monitoring ke Pasar dan Cek Kesediaan

KUNINGAN ONLINE – Naiknya harga beras diberbagai daerah, terjadi juga di Kabupaten Kuningan. Beras premium yang sebelumnya Rp 12,5 ribu hingga Rp 13,5 ribu per kilogram dari harga normal Rp 12 ribu. Sedangkan untuk harga beras medium, mencapai Rp 12,5 ribu per kilogram.

Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan melakukan monitoring harga dan ketersediaan beras di pasar Kepuh dan Pasar Baru Kuningan, Selasa (7/2).

Iklan

Kepala Diskopdagperin, U. Kusmana melalui Kepala Bidang Perdagangan, Asep Tomi Novian menyampaikan, tidak adanya stok beras jenis premium ini karena faktor cuaca sehingga sebagian petani padi mengalami gagal panen.

“Karena cuaca ya, para petani gagal panen, sehingga produksi berkurang,” ujarnya didampingi Kabid Pengelolaan Pasar, Dede Iba.

Iklan

Menurutnya, kurangnya stok beras dan naiknya harga beras di pasaran ini disebabkan oleh beberapa faktor.

“Tapi kita yakinkan ke masyarakat, bahwa stok beras masih ada dan cukup hanya saja mungkin harganya agak sedikit naik,” tuturnya.

Kepada masyarakat, pihaknya mengimbau untuk tidak khawatir dan resah, karena persediaan beras dipastikan cukup. Bahkan hingga Bulan Suci Ramadhan nanti.

“Hari ini juga ada pengiriman di dua pasar ini, sebanyak 12 ton untuk beras medium,” ujarnya.

Untuk di bulan Ramadhan, dirinya meyakini bahwa ketersediaan beras pun sudah dipersiapkan dan akan melakukan koordinasi dengan pihak bulog.

“Untuk kedepannya Insya Allah stok aman, kami akan koordinasi dengan pihak bulog dan melakukan operasi pasar,” pungkasnya. (Poy)