KUNINGAN ONLINE – Ketua Karang Taruna Harapan Desa Kawahmanuk yang juga penerima penghargaan Pemuda Berjasa dan Berprestasi Kabupaten Kuningan tahun 2022 Angga Dikrilah atau akrab disapa Mang Angga turut hadir dalam acara MATSAMA dan MOK Madrasah Aliyah Subulul Huda Darma Tahun Ajaran 2023/2024. Sabtu, (15/7/2023).
Dalam pertemuan ini Mang Angga menceritakan pengalamannya selama menjadi siswa, dimulai dari menjadi Wakil Ketua OSIS, lalu terpilih menjadi Ketua OSIS sampai menerima penghargaan Pengurus OSIS Paling Berpengaruh di Jawa Barat dan menerima penghargaan sebagai Duta Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat.
Mang Angga menjelaskan bahwa menjadi seorang siswa tidaklah harus pandai matematika, namun yang harus dikedepankan adalah bagaimana bisa memunculkan potensi serta bakat yang ada pada diri kita masing-masing.
“Temen-temen ga harus pinter matematika, kuncinya satu, temen-temen harus bisa memunculkan potensi dan bakat yang ada pada diri kalian, mau itu jago nyanyi, jago futsal, debat,” jelas Mang Angga yang juga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kuningan, dalam keterangan tertulis.
Dalam kegiatan yang setiap tahun rutin dilaksanakan ini, Mang Angga mendorong supaya setelah lulus nanti agar dapat melanjutkan ke perguruan tinggi guna memperbesar kemungkinan tercapainya kesuksesan dimasa yang akan datang.
“Saya mengajak temen-temen semua setelah lulus nanti, supaya gercep masuk ke perguruan tinggi, untuk memperbesar kemungkinan tercapainya kesuksesan dimasa depan,” Mang Angga.
Hal menarik terjadi ketika sesi tanya jawab, salah satu siswa bernama Ahmad Ardiansyah bertanya “Kuliah itu kan mahal, bagaimana solusinya untuk kita-kita yang punya keterbatasan secara ekonomi,” Ardi kepada Mang Angga.
Mang Angga pun menjelaskan bahwa Pemerintah telah banyak mengeluarkan anggaran untuk pendidikan sebagai salah satu implementasi pembukaan UUD 1945 alinea keempat dan pasal 31 ayat 2-3, Pemerintah wajib untuk memberikan biaya pendidikan untuk warga negara Indonesia dan mengusahakan serta menyelenggarakan satu pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.
“Temen-temen, sebagai wujud implementasi UUD 1945, pemerintah telah banyak mengeluarkan anggaran guna meningkatkan kualitas SDM, ada banyak jenisnya, seperti program KIP dari Pemerintah Pusat, Beasiswa Mahasiswa Berprestasi dan Bantuan Pendidikan yang rutin disalurkan dari Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk mahasiswa kurang mampu dan berprestasi,” ungkap Mang Angga.
Sebelum mengakhiri diskusi, Mang Angga menegaskan bahwa dirinya adalah salah satu bukti orang miskin bisa kuliah.
“Terakhir, temen-temen semua jangan takut, niatkan dalam diri kalian. Sebagai contoh saya adalah bukti orang miskin bisa kuliah,” pungkasnya. (OM)





