KUNINGAN ONLINE – Pemerintah pusat terus memperkuat operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana kepada desa-desa yang telah menyelesaikan pembangunan gedung koperasi hingga 100 persen. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Di Kabupaten Kuningan, bantuan disalurkan secara bertahap melalui Kodim 0615/Kuningan. Hingga saat ini, sebanyak 100 unit sepeda motor roda tiga telah dibagikan kepada 50 desa, dengan masing-masing desa menerima dua unit kendaraan operasional.
Selain kendaraan roda tiga, setiap gedung KDMP juga mendapat dukungan fasilitas berupa tiga unit AC berkapasitas 2 PK dan dua unit AC berkapasitas 1 PK guna menunjang kenyamanan pelayanan dan penyimpanan barang.
Untuk kendaraan roda empat, sebelumnya telah disalurkan 27 unit mobil truk dan 30 unit mobil pikap. Pada tahap lanjutan yang berlangsung Jumat (19/6/2026), kembali didistribusikan 31 unit truk operasional kepada 31 desa penerima manfaat.
Pasi Ter Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Nandang Hendarsyah, mengatakan hingga Jumat sore sebanyak 28 unit truk telah diterima desa penerima, sementara tiga unit lainnya masih dalam proses pengiriman.
“Alhamdulillah, hari ini 31 desa menerima jatah masing-masing satu unit truk operasional. Baru 28 unit yang sudah tersalurkan, sisanya masih dalam perjalanan dan akan segera tiba. Semua bantuan ini bertujuan agar KDMP dapat bergerak lebih leluasa dalam melayani warga,” ujarnya.
Truk FOTON AUMARK Tiba di Makodim
Berdasarkan data Kodim 0615/Kuningan, pada Jumat (19/6/2026) pukul 09.00–16.00 WIB, sebanyak 28 unit kendaraan truk jenis FOTON AUMARK dari PT Indomobil Global Transportasi tiba di Lapangan Makodim 0615/Kuningan untuk diserahkan kepada KDMP di berbagai desa.
Sebelum diserahkan, seluruh kendaraan menjalani pengecekan kelengkapan serta proses administrasi. Setelah itu kendaraan langsung didistribusikan dan disimpan di gedung KDMP masing-masing desa.
Adapun 28 desa penerima tahap ini meliputi Desa Padarek (Kuningan), Cilaja (Kramatmulya), Babatan dan Windujanten (Kadugede), Cijemit (Ciniru), Jatisari (Subang), Mandapajaya (Cilebak), Cantilan dan Padahurip (Selajambe), Cibulan (Cidahu), Sukarapih (Cibeureum), Wilanagara dan Walaharcageur (Luragung), Wanasaraya (Kalimanggis), Mekarjaya dan Sukaraja (Ciawigebang), Susukan, Muncangela, dan Cipicung (Cipicung), Bandorasa Kulon dan Cilimus (Cilimus), Sembawa, Sadamantra, dan Peusing (Jalaksana), Garatengah (Japara), Kertawangunan (Garawangi), serta Silebu dan Mekarjaya (Pancalang).
Desa Muncangela Dapat Paket Bantuan Lengkap
Salah satu desa penerima bantuan lengkap adalah Desa Muncangela, Kecamatan Cipicung. Desa tersebut memperoleh satu unit mobil pikap, satu unit truk, serta dua unit sepeda motor roda tiga.
Kepala Desa Muncangela, Enco Carsa, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, gedung koperasi telah selesai dibangun dan kini mulai beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.
“Bangunan koperasi kami sudah selesai 100 persen dan berada di lokasi yang strategis. Kepengurusannya dibentuk dari warga sendiri, dan saat ini koperasi sudah melayani penjualan sembako kepada 98 anggota. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan dengan hadirnya kendaraan ini kami semakin semangat mengembangkan usaha koperasi,” ujarnya.
Enco menilai program KDMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, terutama dalam membantu pelaku UMKM serta memperluas pemasaran produk masyarakat.
“Harapan kami, dengan fasilitas yang lengkap ini kesejahteraan warga terus meningkat dan pelaku UMKM dapat merasakan manfaat nyata dari keberadaan Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.
Dengan dukungan kendaraan operasional dan sarana penunjang lainnya, KDMP diharapkan mampu berkembang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok sekaligus wadah pemasaran hasil produksi warga desa secara berkelanjutan. (OM)








