Wagub Jabar Erwan Bangga Proton FC Kuningan, Target Selanjutnya Bersinar di PFL 1 dan PON 2028

Olahraga95 views

BANDUNG ONLINE – Keberhasilan Proton FC Kuningan menjuarai Pro Futsal League (PFL) 2 Indonesia mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menerima jajaran manajemen dan pemain Proton FC di Gedung Sate, Bandung, Kamis (2/7/2026), sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional.

Rombongan Proton FC dipimpin Presiden Klub, Thony Indra Gunawan. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian ucapan selamat setelah Proton FC sukses menorehkan sejarah sebagai juara PFL 2 Indonesia dan memastikan promosi ke kompetisi PFL 1 musim 2026.

Iklan

Dalam kesempatan itu, Erwan mengaku bangga atas pencapaian klub asal Kabupaten Kuningan tersebut. Menurutnya, keberhasilan Proton FC merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, disiplin, dan kekompakan seluruh elemen tim.

“Dulu mereka datang meminta doa dan dukungan sebelum bertanding, sekarang datang membawa kabar sebagai juara nasional. Ini tentu sangat membanggakan,” ujar Erwan.

Iklan

Ia menegaskan, tantangan Proton FC kini semakin besar karena mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibanding meraihnya. Terlebih, kompetisi PFL 1 dijadwalkan bergulir pada September 2026 sehingga persiapan harus dilakukan secara maksimal.

Erwan juga membuka peluang bagi para pemain Proton FC untuk memperkuat kontingen Jawa Barat pada ajang Pra-PON maupun PON 2028 apabila mampu menjaga performa terbaiknya.

“Kami ingin futsal Jawa Barat menjadi barometer futsal Indonesia. Karena itu, mental juara harus terus dijaga dan diperkuat,” katanya.

Sementara itu, Thony Indra Gunawan mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan Proton FC yang dalam waktu sekitar tiga tahun mampu menembus kasta tertinggi futsal nasional.

Menurutnya, Proton FC berawal dari akademi futsal yang kemudian berkembang menjadi klub profesional hingga akhirnya mampu meraih gelar juara nasional.

“Kami memulai semuanya dari bawah. Setiap pertandingan selalu kami evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan menjaga kekompakan tim. Alhamdulillah kami berhasil menjadi juara,” ujar Thony.

Menghadapi PFL 1 musim depan, Proton FC menargetkan mampu menembus empat besar pada musim perdananya di kasta tertinggi. Saat ini manajemen juga tengah menyelesaikan proses lisensi sebagai syarat mengikuti kompetisi.

Thony menambahkan, dalam membangun klub profesional dirinya banyak belajar dari Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, terutama mengenai tata kelola klub, pembinaan pemain, hingga pengembangan manajemen yang berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Futsal Jawa Barat, Herman, turut mengapresiasi pencapaian Proton FC. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dimulai dari mimpi sederhana dapat berkembang menjadi prestasi nasional apabila dikelola secara serius.

Menurutnya, Proton FC juga memberikan kontribusi terhadap kemajuan futsal Jawa Barat melalui pembinaan usia dini dan penyelenggaraan sertifikasi pelatih secara gratis sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia di bidang futsal.

Keberhasilan Proton FC diharapkan menjadi awal lahirnya kekuatan baru futsal nasional dari Jawa Barat sekaligus memotivasi klub-klub daerah lainnya untuk terus berprestasi melalui pembinaan yang berkelanjutan. (OM)