Universitas Muhammadiyah Kuningan Luncurkan Beasiswa Petani sebagai Pembuka PMB 2026/2027

Pendidikan, Sosial636 views

KUNINGAN ONLINE — Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat melalui peluncuran Program Beasiswa Petani, yang secara resmi menjadi rangkaian Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Program Beasiswa Petani ini merupakan hasil kolaborasi UM Kuningan dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, yang diperuntukkan bagi anak-anak petani dan keluarga petani berpotensi akademik namun memiliki keterbatasan ekonomi.

Iklan

Melalui program ini, UM Kuningan menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat akar rumput.

Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., menyampaikan bahwa Beasiswa Petani merupakan wujud nyata dari spirit UM Kuningan Bermanfaat sekaligus implementasi nilai Islam Berkemajuan yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah.

Iklan

“Petani adalah pilar ketahanan pangan bangsa. Sudah seharusnya anak-anak petani mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya, tetapi investasi masa depan,” tegasnya kepada KuninganOnline.com, Minggu (21/12/2025).

Program Beasiswa Petani mencakup pembebasan atau keringanan biaya pendidikan, pendampingan akademik, serta pembinaan karakter dan kepemimpinan mahasiswa. Para penerima beasiswa juga didorong untuk aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan pembangunan pedesaan.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Alumni, dan Tracer Study UM Kuningan, Yoyo Dzakaria, M.Kom, menjelaskan bahwa peluncuran beasiswa ini sekaligus menjadi strategi awal sosialisasi PMB kepada masyarakat luas.

“Launching PMB tahun ini kami awali dengan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Harapannya, keluarga petani semakin percaya bahwa UM Kuningan adalah rumah besar bagi masa depan anak-anak mereka,” ujarnya.

Ketua MPM Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Nunu Setia Nugraha, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dengan UM Kuningan dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak petani.

Sementara itu, Ketua Jaringan Tani Muhammadiyah (JATAM) Kuningan, Yudha Geni, menegaskan komitmennya untuk mendampingi mahasiswa penerima beasiswa agar sukses secara akademik sekaligus mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kuningan.

Acara launching berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, unsur Forkopimda, Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan, Pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan Ujang, Kapolres Kuningan, Dandim Kuningan, jajaran Pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, civitas akademika UM Kuningan, perwakilan petani, tokoh masyarakat, serta calon mahasiswa penerima Beasiswa Petani.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI menyampaikan dukungan penuh terhadap program Beasiswa Petani.

“Pemerintah sangat mendukung program-program yang membuka akses pendidikan bagi masyarakat kecil, termasuk anak-anak petani. Kolaborasi seperti ini perlu diperbanyak dan direplikasi agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal pendidikannya karena faktor ekonomi,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya Program Beasiswa Petani, UM Kuningan menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial yang aktif menjawab tantangan ketimpangan akses pendidikan di Indonesia.

Informasi lengkap mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru dan Program Beasiswa Petani dapat diakses melalui laman resmi PMB UM Kuningan:
👉 https://pmb.umkuningan.ac.id
atau langsung datang ke Kantor PMB UM Kuningan. (OM)