Tim P3K Dinkes Kuningan Layani 97 Orang di TPSA Ciniru Jalaksana, Tim Mobile Pantau Dampak Asap

Kesehatan, Sosial109 views

KUNINGAN ONLINE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan terus melakukan pemantauan dan pelayanan kesehatan di Posko Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) TPSA Ciniru, Kecamatan Jalaksana, selama 12–24 Agustus 2026.

Berdasarkan rekapitulasi kegiatan jaga posko, pelayanan P3K melibatkan 13 puskesmas, team 31 dengan total personel yang di terjunkan 78. Selama periode tersebut, petugas memberikan tindakan medis kepada 97 orang yang membutuhkan penanganan kesehatan.

Iklan

Puskesmas yang secara bergantian melaksanakan tugas jaga yakni Puskesmas Jalaksana, Japara, Cigandamekar, Cipicung, Cilimus, Ciawigebang, Kalimanggis, Garawangi, Manggari, Mekarwangi, Cihaur, Maleber dan Sindangagung.

Berbagai pelayanan diberikan petugas, mulai dari pemberian oksigen, pemeriksaan tekanan darah (TD), pemeriksaan saturasi oksigen (SpO2), pemberian vitamin, obat batuk dan sakit kepala, hingga penanganan luka ringan dan luka bakar. Petugas juga memberikan tetes mata kepada team gabungan damkar, BPPBD dan TNI-POLRI, serta warga yang membutuhkan.

Iklan

Dari rekap tersebut, kebutuhan oksigen menjadi salah satu pelayanan yang cukup dominan. Selama periode jaga tercatat penggunaan 8 tabung oksigen ukuran 1 liter, selain dukungan tabung oksigen besar yang tersedia di posko. Rekap juga mencatat terdapat empat tabung besar di posko, masing-masing berkapasitas 6 liter, dengan dukungan dari RSUD Linggarjati dan Dinas Kesehatan.

Selain pelayanan medis, petugas juga membagikan masker kepada petugas dan warga. Rekap sementara mencatat sebanyak 375 masker telah dibagikan dalam kegiatan jaga, sedangkan catatan keseluruhan dari Dinas Kesehatan mencantumkan dukungan 150 masker N95, 875 masker KN95 dan tiga bok masker biasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kuningan dr.Edi Martono, MARS melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Kabupaten Kuningan, dr. H. Agah Nugraha, M.K.M., mengatakan pemantauan tidak hanya dilakukan oleh petugas yang berjaga di posko.

Menurut Agah, Dinkes juga mengerahkan tim mobile dari Puskesmas Jalaksana, Japara dan Kramatmulya untuk melakukan pengecekan ke wilayah-wilayah yang kemungkinan terdampak asap kebakaran.

“Di luar ini juga terdapat tim mobile dari Puskesmas Jalaksana, Japara dan Kramatmulya untuk mengecek daerah-daerah yang kemungkinan terdampak asap kebakaran dan alhamdulillah tidak ditemukan warga yang terdampak dari asap kebakaran tersebut,” ujar Agah kepada kuninganonline.com, Rabu (26/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat yang berada di sekitar lokasi tetap mendapatkan pemantauan kesehatan, terutama jika muncul keluhan yang berkaitan dengan paparan asap.

Dinkes Kuningan memastikan pelayanan P3K dan pemantauan lapangan terus dilakukan untuk memberikan penanganan awal secara cepat sekaligus mendeteksi kemungkinan gangguan kesehatan masyarakat di wilayah sekitar TPSA Ciniru.

Dengan dukungan lintas puskesmas, ketersediaan oksigen, masker serta tenaga kesehatan, pelayanan di Posko P3K diharapkan dapat terus berjalan optimal selama masyarakat membutuhkan dukungan kesehatan di sekitar lokasi. (OM)