Selama Dua Hari, Sebanyak 275 Mahasiswa Unisa Kuningan Ikuti Masa PKKMB

Informasi, Pendidikan3,702 views

KUNINGAN ONLINE – Sebanyak 275 Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan ikuti Masa ta’aruf atau Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) selama dua hari pada (12-13/11/2022) di Halaman Kampus Unisa Cigugur Kuningan.

Kegiatan PKKMB tersebut, dalam rangka mewujudkan Visi Misi kampus Unisa dengan tema “Merajut Cerita, Meraih cita bersama Unisa”.

Iklan

Ketua pelaksana PKKMB Unisa, Wili Prawita S.E menjelaskan, peserta PKKMB 2022 di ikuti oleh semua Fakultas dan Jurusan di Unisa, juga dirasa karena masih belum pulih dari Pandemi Covid-19 pelaksaan di laksanakan dengan dua model yakni Offline dan Online.

“Ya ini di ikuti oleh semua fakultas, ada 4 fakultas dan 13 Prodi dengan total jumlah 275 peserta Reguler dan Karyawan, dan itu pelaksanaan ada yang daring dan offline,” jelasnya sekaligus kepala Biro BAAK Unisa Kuningan, Sabtu (12/11/2022).

Iklan

Wili juga menyebutkan bahwa PKKMB/Ospek ini adalah salah satu syarat kelulusan mahasiswa, dengan di akhir nanti kegiatan akan di berikan sertifikat.

“Ya semua program reguler dan karyawan Itu diwajibkan mengikuti PKKMB karena itu merupakan syarat sidang Munaqosah nanti di akhir dengan di tandai salah satunya sertifikat PKKMB,” sebutnya.

Sementara itu Rektor Univeristas Islam Al-Ihya Kuningan Nurul Iman Hima Amarullah S.Ag., M.Si., mengatakan semua peserta PKKMB ini di gembleng dengan di berikan materi dengan pembicara dari Internal dan External.

“Iya jadi kegiatan ini di full kan dengan pembicara ada yang dari internal juga dari luar, Alhamdulillah Pak Dandim 0615 Kuningan, memberikan wawasan kebangsaan sehingga memotivasi mahasiswa bagaimana kita mengokohkan kebangsaan kita, kemudian dari Polres Kuningan yang diwakili oleh utusannya menjelaskan tentang bagaimana mahasiswa memahami bahaya narkoba dan lainnya,” kata Nurul Iman.

Nurul Iman menerangkan, di akhir dalam rangkaian kegiatan ospek, peserta Ospek di beri juga materi terkait dengan Kewirausahaan, agar supaya mahasiswa tersebut tidak hanya terpaku kepada jurusan.

“Jadi kita lengkapi di akhir sesi itu ada Kewirausahaan artinya memotivasi mahasiswa bukan hanya sekedar mengejar menjadi pegawai, tetapi potensi-potensi yang ada di lingkungan kita offline maupun online itu bisa diupayakan, kuncinya adalah perubahan mindset dan semangat untuk membuka diri terhadap berbagai macam informasi,” terangnya.

Rektor berharap kepada peserta PKKMB Unisa 2022, harus bisa beradaptasi dengan baik karena mereka mengalami masa transisi dari Siswa ke Mahasiswa.

“Saya berharap bahwa dengan mengikuti PKKMB ini, mahasiswa menyadari bahwa akan terjadi perubahan pola pembelajaran dulu siswa wajib jam sekian sampai jam sekian ada kedisiplinan ada hukuman dan lain-lain,” harapnya.

“Menjadi mahasiswa mereka akan menjadi pembelajar yang merdeka belajar, bukan hanya di kelas tetapi belajar di luar, belajar di lingkungan dan belajar di dunia offline maupun online, tentunya beberapa pembicara mewanti-wanti mereka untuk bijak dalam menggunakan media online,” pungkasnya. (Poy)