KUNINGAN ONLINE – Sebanyak 2.663 Guru Dalam Jabatan (Daljab) Tahap 1 Tahun 2025 dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) resmi dikukuhkan pada Sabtu (29/11/2025). Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Ballroom Asmaranda Grand Cordela Hotel Kuningan.
Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) Prof. Dr. Eeng Ahman, Rektor Uniku Prof. Dr. Dikdik Harjadi beserta jajaran pimpinan universitas, Dekan FKIP Dr. Asep Jejen Jaelani, Koordinator PPG FKIP Dr. Ilah Nurlailah, dosen PPG, guru pamong, panitia yudisium, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Dr. Asep Jejen Jaelani mengapresiasi perjuangan para peserta PPG, khususnya 188 peserta yang mengikuti proses secara luring, sementara ribuan lainnya mengikuti secara daring.
“Dengan berbagai kesibukan yang beraneka ragam, namun berkat perjuangan yang gigih hari ini saudara semuanya bisa menyelesaikannya dan menyandang predikat guru profesional,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sikap adaptif, kreativitas, serta komitmen belajar sepanjang hayat bagi seorang guru. Dekan juga menyampaikan harapan agar ke depan perlindungan dan kesejahteraan guru semakin diperkuat, mengingat guru profesional adalah garda terdepan pendidikan bangsa.
Rektor Uniku, Prof. Dr. Dikdik Harjadi, menuturkan bahwa hari pengukuhan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh peserta PPG yang telah menuntaskan rangkaian proses panjang.
“Kami berharap Bapak Ibu terus bertransformasi menjadi guru profesional untuk memajukan pendidikan Indonesia,” tuturnya.
Rektor yang akan mengakhiri masa jabatan pada akhir Desember 2025 itu juga berpesan agar para alumni menjaga nama baik dan memperkuat jejaring kekerabatan antaralumni.
“Saya titip jaga almamater Uniku dan terus perkuat eksistensi alumni di masyarakat,” tegasnya.
Wakil Ketua Pembina YPSAK, Prof. Dr. Eeng Ahman, menyampaikan bahwa jumlah peserta PPG yang dikukuhkan tahun ini merupakan capaian besar FKIP.
“Jumlah tersebut bukan sekadar angka, tetapi bukti komitmen FKIP menyiapkan guru-guru profesional yang mampu menjawab tantangan zaman,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa proses asesmen, refleksi, dan praktik mengajar dalam PPG adalah tahapan penting membentuk guru berkarakter, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan.
“Nilai-nilai itu menjadi fondasi utama agar pendidik mampu memberikan layanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat,” tutupnya. (OM)





