Ratusan Peserta Ramaikan Kejurda VIII Tapak Suci di Universitas Muhammadiyah Kuningan

KUNINGAN ONLINE – Kejuaraan Daerah (Kejurda VIII) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Jawa Barat resmi digelar pada Jumat (1/5/2026) pukul 13.00 WIB di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Kuningan. Ajang bergengsi yang berlangsung hingga 3 Mei ini diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA dalam perebutan Piala Rektor.

Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan Ustaz Dadan Rahmatun Ramdhan, Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan Wawang Anwarudin, Pimpinan Wilayah VII Tapak Suci Jawa Barat Empi Adrapi, serta Ketua Pimda 143 Tapak Suci Kuningan Ridwan Hadisantoso.

Iklan

Turut hadir pula Camat Kuningan, jajaran organisasi otonom Muhammadiyah, pimpinan sekolah dan pondok pesantren, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, Ustaz Dadan Rahmatun Ramdhan menegaskan pentingnya kaderisasi melalui jalur prestasi. Ia mendorong para atlet, khususnya dari jenjang SMK, untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan memanfaatkan peluang beasiswa di Universitas Muhammadiyah Kuningan sebagai bagian dari penguatan gerakan Muhammadiyah di daerah.

Iklan

Sementara itu, Rektor Wawang Anwarudin menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan atlet berprestasi.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membina generasi muda, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.

Ketua Pimda 143 Tapak Suci Kuningan, Ridwan Hadisantoso, menambahkan bahwa Kejurda VIII ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat karakter dan persaudaraan antar pesilat.

“Kami berharap melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet Tapak Suci yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan akhlak mulia sebagai bagian dari jati diri Tapak Suci,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Wakil Bupati yang mewakili Bupati. Ia menilai Kejurda Tapak Suci ini sebagai agenda besar yang memberikan dampak positif bagi pembinaan pelajar, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Selain sebagai ajang kompetisi, Kejurda VIII ini juga menjadi sarana promosi amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan. Beberapa lembaga pendidikan turut diperkenalkan, di antaranya SMK Muhammadiyah 1 Kuningan, SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, dan SMK Muhammadiyah 3 Kuningan.

Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menjadi agen perubahan di masa depan. (OM)