Ratusan Guru TK Ikuti Pelatihan E-Rapor, Dorong Digitalisasi Pelaporan Perkembangan Anak di Kuningan

KUNINGAN ONLINE – Ratusan Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) dan guru kelas yang juga bertugas sebagai operator lembaga mengikuti Pelatihan Penggunaan Aplikasi E-Rapor di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Jumat–Sabtu (10–11/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem pelaporan perkembangan anak usia dini berbasis digital. Melalui pelatihan tersebut, para guru TK dibekali keterampilan dalam mengoperasikan aplikasi E-Rapor PAUD/TK, mulai dari input data hingga pencetakan laporan perkembangan anak.

Iklan

Yuli Pramiati, S.Pd.I., M.Pd. yang juga Kepala TKN Pembina Ciawigebang sekaligus Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan anak usia dini.

“Guru harus siap menghadapi perubahan. Melalui E-Rapor, proses pelaporan perkembangan anak menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien. Ini bagian dari peningkatan profesionalisme guru TK di era digital,” ujar Yuli kepada Kuninganonline.com, Sabtu (11/10/2025).

Iklan

Menurutnya, pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti antusias oleh ratusan peserta dari berbagai TK se-Kabupaten Kuningan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan konsep dasar E-Rapor, perbedaan antara rapor manual dan digital, cara registrasi akun, keamanan password, hingga navigasi menu utama aplikasi.

Ketua Pelaksana kegiatan, H. Yayat Suhadiyat, M.Pd. selaku Pengawas Sekolah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk investasi dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

“Dengan sistem digital, pelaporan perkembangan anak menjadi lebih terukur dan transparan. Orang tua pun bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat dan real-time,” tuturnya.

Pelatihan penggunaan aplikasi E-Rapor ini diharapkan dapat menciptakan sistem administrasi pendidikan yang lebih efisien, terstandar, dan terintegrasi di seluruh lembaga TK Kabupaten Kuningan.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dasar melalui pemanfaatan teknologi informasi secara berkelanjutan. (OM)