Perumda Tirta Kamuning Catat Pertumbuhan Positif di Bawah Direktur Dr. Ukas Suharfaputra

Informasi, Sosial588 views

KUNINGAN ONLINE — Kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan menunjukkan lonjakan positif yang signifikan di bawah kepemimpinan Direktur Dr. Ukas Suharfaputra, MP. Hal tersebut tercermin dari peningkatan pendapatan, efisiensi biaya operasional, pertumbuhan laba, hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dr. Ukas Suharfaputra mulai menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Air Minum Tirta Kamuning sejak 8 November 2022, sebelum akhirnya dilantik sebagai Direktur definitif pada 25 September 2023. Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun kepemimpinannya, kinerja perusahaan menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.

Iklan

Pendapatan dan Efisiensi Biaya Meningkat

Berdasarkan data hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pendapatan Perumda Tirta Kamuning mengalami kenaikan 13,8 persen, dari Rp58,46 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp66,53 miliar pada tahun 2024.

Iklan

Kenaikan pendapatan tersebut diiringi dengan efisiensi biaya operasional. Biaya operasi berhasil ditekan hingga 4,4 persen, dari Rp21,824 miliar pada 2021 menjadi Rp20,855 miliar pada 2022.

Laba dan Kontribusi PAD Terus Bertumbuh

Pertumbuhan positif juga terlihat pada aspek profitabilitas. Laba perusahaan dan kontribusi PAD menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun:

2021: Laba Rp5,007 miliar | PAD Rp1,939 miliar

2022: Laba Rp5,343 miliar | PAD Rp2,303 miliar

2023: Laba Rp6,038 miliar | PAD Rp1,885 miliar

2024: Laba Rp6,680 miliar | PAD Rp2,321 miliar

2025: Laba Rp6,940 miliar | PAD Rp2,586 miliar

Secara akumulatif, laba perusahaan meningkat 38,61 persen, sementara kontribusi PAD melonjak hingga 64,7 persen.

Adapun penurunan PAD pada tahun 2023 dijelaskan bukan akibat penurunan kinerja, melainkan dampak kebijakan pemerintah pusat terkait kenaikan Pajak Penghasilan (PPh) Badan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Perusahaan dengan pendapatan bruto di atas Rp50 miliar dikenakan tarif pajak badan sebesar 22 persen, naik dari sebelumnya 11 persen, sehingga porsi laba yang disetorkan sebagai PAD sempat menurun. Namun, pada tahun-tahun berikutnya kontribusi PAD kembali meningkat seiring naiknya laba perusahaan.

Skor Kesehatan Perusahaan Kategori Sehat

BPKP juga mencatat peningkatan skor kinerja Perumda Tirta Kamuning berdasarkan indikator BPP SPAM dengan kategori Sehat:

2021: Skor 3,60

2022: Skor 3,70

2023: Skor 3,76

2024: Skor 3,81

Secara keseluruhan, terjadi peningkatan skor kinerja hingga 21 persen.

Cakupan Layanan dan Debit Air Bertambah

Cakupan layanan pelanggan turut mengalami peningkatan. Jumlah sambungan langganan (SL) bertambah dari 52.443 SL pada 2021 menjadi 55.748 SL pada 2024, atau naik sekitar 6,30 persen.

Selain itu, kapasitas air baku juga meningkat melalui penambahan debit dari sejumlah sumber mata air baru selama 2023–2024, yakni:

Mata Air Cijalatong (Cipari)

Mata Air Cibangir (Cipari)

Mata Air Cilukutuk (Cileuleuy)

Mata Air Curug Mangkok (Cisantana)

Total penambahan debit dari sumber-sumber tersebut mencapai 116,84 liter per detik, yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan cakupan pelayanan air minum bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. (OM)