KUNINGAN ONLINE – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi II, Hj. Ika Siti Rahmatika, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025 di Desa Cileuleuy, Kecamatan Cigugur, pada Jumat (5/12/2025).
Dalam forum dialog dengan warga, sejumlah keluhan disampaikan, salah satunya terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai masih kerap tidak tepat sasaran. Seorang warga menyebutkan bahwa data penerima bansos yang dikirim dari pusat sering kali tidak valid sehingga menimbulkan ketidakadilan di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Hj. Ika menegaskan akan membawa persoalan itu ke tingkat provinsi sebagai bahan laporan resmi.
“Keluhan terkait bansos akan saya catat. Data yang dikirim pusat memang banyak yang tidak valid sehingga penyalurannya tidak tepat sasaran. Hari ini bertepatan dengan Hari Ibu, dan semua aspirasi warga akan saya bawa sebagai laporan terstruktur,” ujar Politisi PDI Perjuangan asal Dapil Jabar XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran).

Dalam kunjungannya, Hj Ika juga menyoroti potensi wisata Citiis yang dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi dan sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).
Ia mengatakan bahwa perubahan positif di Desa Cileuleuy terlihat dari meningkatnya gotong royong serta kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Citiis punya potensi besar untuk jadi destinasi wisata. Saya melihat masyarakat sudah guyub, lingkungan bersih, perubahan desa sangat baik. Ini modal kuat untuk menjadi desa tujuan wisatawan,” ungkapnya.
Menurutnya, banyak program pemerintah provinsi yang bisa diakses desa, termasuk jalan usaha tani dan pengembangan sektor wisata, namun semua perlu diawasi agar benar-benar berjalan di lapangan.
Salah satu warga Cileuleuy, Dani, menyampaikan bahwa setiap daerah perlu menggali potensi, terutama sumber air dan pariwisata. Namun, ia menilai bahwa kebijakan pemerintah di sektor pariwisata sering berubah-ubah sehingga desa perlu terus menyesuaikan diri.
Ia juga mendorong agar pemerintah desa lebih aktif mengajukan program berbasis teknologi, seperti pengembangan aplikasi pariwisata untuk mempromosikan destinasi Citiis.
Kepala Desa Cileuleuy, Sadar, mengapresiasi kegiatan pengawasan tersebut. Menurutnya, kunjungan anggota DPRD sangat penting agar masyarakat mengetahui program-program pemerintah provinsi sekaligus turut serta dalam mengawasi pelaksanaannya.
“Kami berterima kasih kepada Bu Ika. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa tahu, memahami, dan ikut mengawasi program-program provinsi agar tepat sasaran,” tutup Sadar. (OM)





