Orado Tampil Membanggakan di Porpemdes III 2026, Ketua Pengcab dr Agah : Saatnya Domino Naik Kelas dan Dikenal Luas Masyarakat

KUNINGAN ONLINE – Cabang olahraga Orado (Olahraga Domino) turut menyemarakkan gelaran Pekan Olahraga Pemerintah Desa (Porpemdes) III Tahun 2026. Keikutsertaan Orado dalam ajang tersebut menjadi tonggak penting untuk memperkenalkan olahraga domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan strategi, konsentrasi, dan sportivitas kepada masyarakat Kabupaten Kuningan.

Ketua Pengcab Orado Kabupaten Kuningan, dr. Agah Nugraha, mengatakan pihaknya merasa bangga mendapat kepercayaan untuk ambil bagian dalam Porpemdes III.

Iklan

Menurutnya, kehadiran Orado di ajang olahraga antar pemerintah desa ini menjadi kesempatan berharga untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa domino bukan sekadar permainan hiburan, melainkan olahraga yang memiliki nilai kompetitif dan edukatif.

Pernyataan tersebut disampaikan dr. Agah saat ditemui di sela-sela persiapan pertandingan final Orado yang mempertemukan Tim Pancalang melawan Tim Luragung di J&J Bojong, Kecamatan Cilimus, Sabtu (4/7/2026).

Iklan

“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu panitia Porpemdes III mengajak Pengcab Orado untuk ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Kami menyambut baik ajakan tersebut, dan akhirnya cabang olahraga Orado dapat dipertandingkan pada Porpemdes tahun ini. Ini menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan besar untuk semakin mengenalkan olahraga Orado kepada masyarakat Kuningan,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme peserta dan dukungan panitia menunjukkan bahwa olahraga domino mulai mendapat tempat di tengah masyarakat. Hal ini menjadi modal penting bagi Pengcab Orado untuk terus melakukan pembinaan sekaligus memperluas jangkauan olahraga tersebut hingga ke desa-desa.

Ia berharap keikutsertaan Orado di Porpemdes tidak berhenti sebagai ajang pertandingan semata, tetapi menjadi awal lahirnya atlet-atlet domino berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan pada tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami berharap olahraga domino semakin diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Dari sini akan lahir bibit-bibit atlet yang nantinya bisa membawa nama baik Kuningan di berbagai kejuaraan,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Agah menegaskan bahwa Pengcab Orado terus mengusung semangat “Orado, Domino Naik Kelas” sebagai visi pengembangan organisasi. Menurutnya, domino harus dipandang sebagai olahraga modern yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengembangan kemampuan berpikir.

“Kami memiliki moto, ‘Orado, Domino Naik Kelas’. Artinya, olahraga domino harus terus berkembang menjadi olahraga yang profesional sekaligus memberikan manfaat. Selain menjadi sarana hiburan, Orado juga mampu melatih daya pikir, strategi, konsentrasi, dan memintarkan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan semakin banyaknya event yang memasukkan Orado sebagai cabang yang dipertandingkan, Pengcab optimistis olahraga domino akan semakin dikenal luas dan menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati masyarakat Kuningan.

Porpemdes III pun dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi Orado sekaligus mendorong lahirnya prestasi di masa mendatang. (OM)