KUNINGAN ONLINE – Meski pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan masa bhakti 2024-2027 belum dilantik, di bulan ramadhan menggelar kegiatan silahturahmi dan berbagi kepada anak-yatim, di Gedung Organisasi Wanita (GOW), Selasa (26/3/204).
Kegiatan tersebut, turut dihadiri Sekretaris Daerah Dian Rachmat Yanuar, Ketua KNPI terpilih Ahmad Jayadi dan jajan pengurus KNPI Kabupaten Kuningan.
Ketua KNPI Kabupaten Kuningan Ahmad Jayadi mengatakan, melalui acara ini akan terbangun kekeluargaan diantara pengurus, dan menumbuhkan kepedulian dengan memberikan santunan.
“Dengan kehadiran Pak Sekda yang juga pernah menjabat Ketua KNPI Kuningan, apa yang disampaikanya menjadi motivasi bagaimana untuk menata kelembagaan dan merencanakan program dengan orientasi kebermanfaatan,” ujarnya.
Ia berharap pengurus KNPI dapat menjalankan programnya dengan baik dan memberikan dampak positif bagi organisasi dan bermanfaat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pengurus KNPI memberikan santunan bagi anak yatim. Tampak kegembiraan anak-anak usai menerima santunan sebagai tanda terima kasih. Acara dilanjutkan Tuasiah dan buka bersama dengan para pengurus.
Ditempat yang sama Sekda Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar, memberikan dukungan dan pesan-pesan positif. Ia menyampaikan kebahagiaannya atas undangan yang diterima sebagai bagian dari keluarga besar KNPI.
“Hal ini mengingatkan kembali 12 tahun yang lalu yang pernah menjabat Ketua KNP Kuningan. Saya memberikan apresiasi kepada Ketua KNPI yang telah menginisiasi kegiatan di Bulan Ramadhan meskipun belum dilantik secara resmi. Namun, memiliki semangat untuk berhimpun di wadah yang kita banggakan di KNPI Kuningan, semoga dapat menambah keakraban di antara pengurus,” ujar Dian.
Sekda Dian menceritakan pengalaman saat menjabat sebagai Ketua KNPI Kuningan pada periode 2008-2011 dan kemudian sebagai Wakil Ketua KNPI Jawa Barat. KNPI melatih kedewasaan, membuka jejaring yang tidak bisa diperoleh sekolah formal.
“Selain itu, mengingatkan tentang pentingnya peran KNPI dalam membentuk kedewasaan dan membuka jejaring yang tidak bisa diperoleh dari sekolah formal,” ucapnya.
Tak hanya itu, Dian juga menyampaikan pesan kepada para pemuda untuk tetap memiliki idealisme dalam menjalankan peran mereka. Modal pemuda itu mesti memiliki idealisme.
“Saya yakin ketika talenta muda ini memberikan masukan yang konstruktif, hal ini bisa kita tindaklanjuti seperti Bagaimana memberikan masukan, saran soal kemiskinan, stunting, dan pengangguran,” sebutnya.
Selain itu, Dian memberikan pesan agar program yang dibuat oleh KNPI tidak hanya sekedar wacana, melainkan benar-benar dapat direalisasikan. Buatlah program sederhana namun memiliki manfaat untuk khlayak, seperti dulu ada program pemuda membangun desa. Dalam pelaksanannya dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurutnya, jadikanlah KNPI sebagai wadah kawah candradimuka, tempat melatih gagasan, ide, kreativitas, inovasi, dan idealisme.
“Para pemuda dengan segala kemampuannya yang dikelola dapat menjadi potensi untuk meningkatkan pembangunan. Pemerintah daerah siap berkolaborasi, bersinergi, dan mendukung kegiatan KNPI,” katanya.
Tidak lupa, Sekda Diaj juga mengapresiasi kegiatan berbagi takjil dan pemberian santunan bagi anak yatim yang dilakukan oleh KNPI.
“Sebagai Ketua Corp Alumni KNPI yang menghimpun aktivis mantan-mantan pengurus KNPI siap juga untuk berkolaborasi dengan memberikan dukungan program,” pungkasnya. (OM)




