Menuju Universitas Muhammadiyah Kuningan, STIKes Muhammadiyah Jalin MoU Internasional Alpro Pharmacy Group dan IKOP Pharma Malaysia

Pendidikan, Sosial4,560 views

KUNINGAN ONLINE – Menjelang menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah menjalin MoU Internasional dengan Alpro Pharmacy Group dan Ikop Pharma Malaysia farmasi dan Iko Farma Malaysia.

MoU tersebut dilakukan
sebagai persiapan menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Iklan

Hadir Ketua STIKes Muhammadiyah Kuningan, apt. Wawang Anwarudin, M.Sc. Ms Chong Pay Yi sebagai Head of People Management, Alpro Group dan Talent Acquisition Specialist-Alpro Pharmacy Sdn Bhd, dari Alpro Ms Azita binti Mohamed
serta dari IKOP Pharma, Tn. H. Yasser Arafat’ bin Ishak sebagai Chief Executive Officer dan Nur Khairunnisa’ binti Husain sebagai Operation Manager.

“MoU Internasional dilakukan, pertama adalah terkait dengan pembelajaran. Kedua terkait dengan penelitian dan ketiga, pengabdian kepada masyarakat,” kata Ketua STIKes Muhammadiyah Kuningan, Wawang Anwarudin, Sabtu (29/6/2024).

Iklan

Iklan

Dijelaskan Wawang, pembelajaran ini mahasiswa-mahasiswa khususnya di prodi farmasi akan mendapatkan penguatan terkait dengan industri farmasi dari Eco Farma dan dengan marketing farmasi Malaysia.

Pihaknya menjelaskan, ini menjadikan momentum yang bagus karena Alpro Pharmacy Group akan membuka cabang di Indonesia, sehingga dengan dibukanya cabang Alpro di Indonesia menjadi peluang bagi alumni-alumni yang nantinya dapat bekerja pada cabang-cabang Alpro farmasi di Indonesia tersebut.

“Kemudian, penelitian ecofarma juga membuka tangan bagi mahasiswa-mahasiswi STIKes Muhammadiyah Kuningan, khususnya untuk bisa melakukan riset-riset pengembangan keilmuan di industri farmasi di Malaysia,” jelasnya.

Selain itu, Wawang menyebut untuk Alpro Farma juga membuka peluang untuk melakukan riset dan pengabdian dalam bentuk PKL atau magang bagi mahasiswa-mahasiswa Muhammadiyah Kuningan di eco Farma.

“Jadi mahasiswa juga dapat melaksanakan kegiatan PKL atau magang. Sehingga mendapatkan ilmu secara langsung sebagai pelaksana dalam bisnis farmasi,” sebutnya.

Dengan adanya MoU, diharapkan Wawang membawa kemajuan bagi STIKes Muhammadiyah Kuningan yang akan menjadi universitas Muhammadiyah Kuningan khususnya bagi prodi farmasi.

“Kedepannya, kami menyiapkan mahasiswa-mahasiswi STIKes Muhammadiyah Kuningan prodi Farmasi khususnya untuk bisa berkiprah secara internasional. Semoga MoU yang dijalin ini memberikan manfaat bagi mahasiswa-mahasiswi, dosen dan kampus STIKes Muhammadiyah Kuningan yang bagian dari perserikatan Muhammadiyah, termasuk bagi pemerintah daerah kabupaten Kuningan,” pungkasnya. (OM)