LPM Uniku Benchmarking Penjaminan Mutu ke UUM, Perkuat Standar Akademik dan Akreditasi

Pendidikan144 views

KUNINGAN ONLINE – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Kuningan (Uniku) melakukan benchmarking sistem penjaminan mutu ke Universiti Utara Malaysia (UUM), Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Uniku memperkuat kualitas sistem penjaminan mutu perguruan tinggi, khususnya di bidang akademik dan akreditasi.

Benchmarking dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan unsur penjaminan mutu dari kedua perguruan tinggi. Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman, praktik baik, sekaligus strategi pengembangan sistem penjaminan mutu yang adaptif terhadap tuntutan pendidikan tinggi.

Iklan

Prof. Madya Dr. Ku Maisurah binti Ku Bahador, ahli akademik sekaligus Timbalan Pengarah di Pusat Pengurusan Kualiti dan Akreditasi (PPQA) UUM, mengatakan benchmarking merupakan bentuk nyata kerja sama antarp perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya memberikan kesempatan bagi Uniku mempelajari praktik penjaminan mutu yang diterapkan UUM. Sebaliknya, UUM juga dapat memperoleh perspektif baru dari pengalaman yang dimiliki Uniku.

Iklan

«“Bukan hanya Universitas Kuningan yang belajar. Kami dari UUM juga pasti belajar hal yang baru dari Universitas Kuningan yang nantinya dapat diterapkan di UUM,” ujar Prof. Madya Dr. Ku Maisurah binti Ku Bahador.»

Ia menegaskan, benchmarking merupakan proses pembelajaran dua arah. Melalui pertukaran pengalaman tersebut, kedua institusi dapat saling memperkuat kapasitas dan mengembangkan praktik penjaminan mutu yang lebih efektif.

Sementara itu, Kepala LPM Universitas Kuningan, Fahmi Yusuf, PhD, menyampaikan apresiasi kepada UUM, khususnya PPQA UUM, yang telah membuka ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penjaminan mutu.

«“Kami menyampaikan terima kasih kepada Universiti Utara Malaysia, khususnya PPQA UUM, yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman dalam pelaksanaan penjaminan mutu, terutama dalam bidang akademik dan akreditasi,” ungkap Fahmi.»

Ia menambahkan, pengalaman serta praktik baik yang diperoleh dari benchmarking tersebut menjadi pembelajaran penting bagi Uniku dalam melakukan penguatan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan yang diikuti secara daring, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Kuningan, Dr. Toto Supartono, S.Hut., M.Si., berharap kerja sama antara Uniku dan UUM tidak berhenti pada kegiatan benchmarking.

Menurutnya, kerja sama tersebut perlu dikembangkan menjadi berbagai program yang lebih implementatif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh kedua institusi.

«“Harapannya, kerja sama penjaminan mutu antara Universitas Kuningan dan Universiti Utara Malaysia dapat terus berlanjut dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan implementatif berikutnya, sehingga kerja sama yang dibangun memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu akademik kedua institusi,” ujarnya.»

Kegiatan benchmarking diikuti unsur penjaminan mutu dari kedua perguruan tinggi. Dari Universitas Kuningan, tiga perwakilan LPM hadir secara luring, termasuk Kepala LPM. Sementara sekitar 40 peserta yang terdiri dari Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Gugus Kendali Mutu (GKM) Uniku, serta kepala divisi penjaminan mutu PPQA UUM mengikuti kegiatan secara daring.

Melalui kegiatan tersebut, Uniku tidak hanya memperluas wawasan mengenai praktik penjaminan mutu di lingkungan perguruan tinggi internasional, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama kelembagaan dengan UUM.

Benchmarking ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), peningkatan kualitas akademik, akreditasi, serta berbagai bentuk kerja sama implementatif lainnya.

Bagi Universitas Kuningan, penguatan budaya mutu menjadi bagian penting dari komitmen institusi untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, berkelanjutan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (OM)