KUNINGAN ONLINE — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) jajaran Persit bersama sejumlah organisasi perempuan dan instansi terkait menggelar kegiatan penanaman pohon di Kebun Raya Kuningan, tepatnya di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.15 WIB ini dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Ny. dr. Azrida Hafda, Wakil Ketua Bhayangkari Polres Kuningan Ny. Cahyani, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuningan Ny. Vina Usep, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan Hj. Rini Sujiyanti, serta unsur PNS Kodim 0615/Kuningan dan perwakilan ibu-ibu dari Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Dalam sambutannya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Ny. dr. Azrida Hafda, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki makna penting dan strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Penanaman pohon adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi wilayah yang tidak terlepas dari potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, kegiatan penghijauan dinilai sebagai langkah konkret dalam menjaga keseimbangan alam, memperbaiki kualitas lingkungan, serta meminimalisir risiko bencana.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran aktif Persit Kartika Chandra Kirana yang dinilai tidak hanya sebagai pendamping prajurit, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.
Momentum HUT ke-80 ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa Persit semakin matang, peduli, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, saya mengajak kita semua untuk tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi juga memiliki komitmen untuk merawat dan menjaga pohon-pohon yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus ajakan kolektif untuk terus menjaga kelestarian alam. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (OM)









