HIMPAUDI Kuningan Optimistis Dr. Carlan Bawa Perubahan di Disdikbud, Berharap Penguatan PAUD Non Formal

Pendidikan, Sosial509 views

KUNINGAN ONLINE – Pelantikan Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd yang akrab disapa Elon sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan pada Jumat (13/2/2026) oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, disambut hangat oleh berbagai kalangan pendidik. Momentum tersebut dinilai menjadi babak baru bagi arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Dukungan dan ucapan selamat mengalir dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga organisasi profesi. Karangan bunga juga tampak berdatangan, termasuk dari Penasihat Kapolri, Andi Gani Nena Wea, yang turut menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut.

Iklan

Sebagai organisasi mitra strategis Dinas Pendidikan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Kuningan menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Dr. Carlan. Ketua HIMPAUDI Kabupaten Kuningan, Dra. Rozila, menegaskan bahwa pihaknya menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan program-program yang selama ini berpihak pada pendidikan anak usia dini (PAUD), khususnya jalur non formal.

“Kami dari HIMPAUDI Kabupaten Kuningan mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Dr. Carlan atas amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Semoga beliau senantiasa amanah, sukses, dan penuh keberkahan dalam menjalankan tugas. Kami percaya pengalaman dan dedikasi beliau akan membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kuningan,” ujar Rozila.

Iklan

Ia menambahkan, kehadiran Dr. Carlan di pucuk pimpinan Disdikbud diharapkan mampu memberikan angin segar bagi pendidikan non formal, terutama bagi para pendidik PAUD non formal yang selama ini masih memperjuangkan pengakuan dan peningkatan kesejahteraan.

“Harapan kami sederhana namun mendasar, yakni agar para pendidik PAUD non formal bisa semakin diakui keberadaannya sebagai guru. Mereka memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan fondasi pendidikan anak usia dini, namun masih membutuhkan perhatian lebih dari sisi regulasi, pembinaan, hingga kesejahteraan,” tegasnya.

Menurut Rozila, rekam jejak Dr. Carlan saat menjabat sebagai Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) menjadi alasan kuat munculnya optimisme tersebut. Pada masa itu, ia dikenal aktif mendorong peningkatan kualitas layanan PAUD non formal, termasuk Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan Taman Penitipan Anak (TPA).

“Beliau dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap peningkatan mutu layanan dan kapasitas tenaga pendidik. Banyak program pembinaan yang digulirkan untuk memperkuat kompetensi guru PAUD non formal. Kami berharap semangat itu bisa lebih luas lagi implementasinya sekarang, dengan kewenangan yang lebih besar sebagai kepala dinas,” tambahnya.

Selain penguatan PAUD non formal, HIMPAUDI juga berharap kepemimpinan baru ini dapat mendorong terwujudnya sinergi antara pendidikan formal dan non formal, sehingga pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kuningan berjalan lebih terintegrasi.

Pelantikan Dr. Carlan sendiri dipandang sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola pendidikan. Dengan pengalaman birokrasi dan latar belakang akademik yang dimiliki, ia diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan, mulai dari pemerataan kualitas, transformasi digital, hingga penguatan karakter peserta didik.

Di akhir pernyataannya, Rozila menegaskan komitmen HIMPAUDI untuk terus menjadi mitra konstruktif bagi Disdikbud.

“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi. Tujuan kita sama, yakni mewujudkan Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan yang unggul, berkarakter, dan inklusif. Dengan kepemimpinan yang amanah dan berpihak pada seluruh elemen pendidikan, kami optimistis cita-cita itu bisa semakin cepat terwujud,” pungkasnya. (OM)