Gerai Oleh-oleh Kopi di Kuningan, Salah Satu Peningkatan Ekonomi Masyarakat

KUNINGAN ONLINE – Hadirnya Gerai Kopi oleh-oleh produksi Kabupaten Kuningan dan paket Wisata Edukasi Kultur Kopi menjadi salah satu upaya dalam pemulihan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan Acep Purnama dalam kegiatan persemian Gerai Oleh-Oleh Kopi Produksi Kabupaten Kuningan dan Paket Wisata Edukasi Kultur Kopi di Taman Wisata Alam Woodland Jl. Raya Setianegara Kecamatan CIlimus, Selasa (28/9).

Iklan

“Ini merupakan kegiatan yang potensial, untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kuningan melalui ide kreativitas, terutama para generasi muda sebagai penerus kehidupan dikemudian hari,” ujar Acep.

“Kita support gerakan teman-teman baik pecinta kopi maupun bukan, untuk menyokong kegiatan kopi seperti ini, dan kepada petani tetap berusahalah untuk menghasilkan biji kopi terbaik dengan segala teknik yang ada,” sambungnya.

Iklan

Acep mengatakan, untuk para pemasar silahkan buat teknik pemasaran yang baik pula, sehingga keberadaan gerai tidak akan berakhir di tengah-tengah dan bisa meningkatkan perekonomian.

Selain itu, Acep menerangkan, pertumbuhan ekonomi mikro di Kabupaten Kuningan kian bertambah, hal ini ditandai dengan berdirinya restoran-restoran ataupun kafe-kafe kecil maupun besar di Kabupaten Kuningan.

“Hal ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti menyerap tenaga kerja lokal yang dapat diperkerjakan di berbagai UMKM sehingga mampu mengurangi pengangguran,” terangnya.

Dengan berdirinya gerai oleh-oleh kopi ini, Acep berharap, dapat menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Kuningan yang menyediakan kopi khas Kuningan.

Sehingga, lanjutnya, diharapkan brand kopi asal Kabupaten Kuningan ini semakin dikenal masyarakat luas, yang nantinya juga berdamapak pada kesejahteraan para petani kopi.

“Tak hanya itu, dapat memberikan manfaat juga bagi masyarakat sekitar, seperti menyerap tenaga kerja sehingga mampu mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Kabupaten Kuningan, Uun, menyampaiakan budidaya kopi Kuningan sebenarnya sudah ada ratusan tahun lalu. Uun menerangkan, pada tahun 1853 kopi Kabupaten Kuningan sudah dikenal kopi terbaik di Eropa. Gudangnya ada di daerah Kadugede, Bayuning, Cigugur dan Luragung.

“Saya bersama rekan-rekan semua tidak lelah untuk terus mempromosikan kopi Kabupaten Kuninga, karena apabila kopi di kabupten Kuningan dikemas dengan semodern mungkin si hitam dan lezat ini bisa kembali menjadi andalan dan bisa memberikan keuntungan serta mendapat PAD,” pungkasnya. (OM)